Wednesday, May 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Fenomena Langit April 2026: Pink Moon dan Hujan Meteor Siap Menghiasi Malam

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 March 2026
in Nasional
Fenomena Langit April 2026: Pink Moon dan Hujan Meteor Siap Menghiasi Malam

Metapos.id, Jakarta – Langit malam sepanjang April 2026 diprediksi akan dihiasi beragam fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Sejumlah peristiwa seperti fase Bulan purnama yang dikenal sebagai Pink Moon, hujan meteor, hingga konjungsi antar benda langit berpotensi terlihat dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia, selama kondisi cuaca mendukung.

Bulan ini menjadi momentum yang tepat bagi para pecinta astronomi maupun masyarakat umum untuk menikmati keindahan langit malam. Berdasarkan data dari situs astronomi In The Sky, terdapat sejumlah fenomena yang dapat disaksikan sepanjang April 2026.

BACA JUGA

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H

Fenomena pertama adalah Bulan Purnama Pink Moon yang terjadi pada 2 April 2026. Pada fase ini, Bulan berada pada posisi berlawanan dengan Matahari sehingga tampak bulat penuh dan bersinar terang sepanjang malam.

Istilah “Pink Moon” tidak merujuk pada warna Bulan, melainkan berasal dari nama bunga phlox yang mekar pada musim semi di Amerika Utara.

Selanjutnya, hujan meteor Lyrid diperkirakan mencapai puncaknya pada 22 April 2026. Fenomena ini berasal dari partikel debu komet C/1861 G1 Thatcher yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

Dalam kondisi langit yang gelap dan minim polusi cahaya, meteor dapat terlihat beberapa kali dalam satu jam, terutama setelah tengah malam hingga menjelang fajar.

Pada akhir bulan, tepatnya sekitar 24 April 2026, hujan meteor Pi Puppid juga diprediksi akan terjadi. Hujan meteor ini berasal dari komet 26P/Grigg-Skjellerup dan umumnya lebih optimal diamati dari belahan Bumi selatan, meskipun masih memungkinkan terlihat dari wilayah lain dengan kondisi pengamatan yang baik.

Selain itu, sejumlah fenomena lain seperti konjungsi Bulan dengan planet terang, termasuk Jupiter dan Mars, juga akan terjadi. Peristiwa ini merupakan akibat dari pergerakan orbit yang membuat benda-benda langit tampak berdekatan jika dilihat dari Bumi.

Tak hanya itu, beberapa asteroid dan komet diperkirakan berada pada posisi terbaik untuk diamati menggunakan teleskop pada pertengahan hingga akhir April.

Perubahan fase Bulan serta dinamika pergerakan benda langit sepanjang bulan ini menjadi kesempatan bagi para pengamat untuk melakukan pemantauan secara rutin.

Tags: astronomiBulan Purnamadihiasidihiasi beragamdiprediksiFenomenaMetapos.idPink moon
Previous Post

Iga Massardi Kritik Promotor, Pembatalan Festival di Yogyakarta Tuai Sorotan

Next Post

Eks Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang, Dimakamkan di TMP Kalibata

Related Posts

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi
Nasional

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi

12 May 2026
Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H
Nasional

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H

12 May 2026
Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H
Nasional

Bahlil Laporkan Kesiapan BBM dan LPG ke Prabowo di Istana Merdeka

12 May 2026
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Malapraktik di RS Berinisial S Tahun 2026
Nasional

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Malapraktik di RS Berinisial S Tahun 2026

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Nasional

Jelang Idul Adha, Kementan Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan dan Keamanan Pangan

12 May 2026
BMKG Pastikan Gempa 2,8 di Blitar Tidak Picu Tsunami
Nasional

BMKG Pastikan Gempa 2,8 di Blitar Tidak Picu Tsunami

12 May 2026
Next Post
Eks Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang, Dimakamkan di TMP Kalibata

Eks Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Berpulang, Dimakamkan di TMP Kalibata

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini