Metapos.id, Jakarta — Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, memberikan penjelasan terkait kehadiran Anies di acara open house Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Cikeas, Jawa Barat, pada Sabtu (21/3/2026), meski tidak mendapat undangan resmi.
Sahrin menyampaikan bahwa kehadiran tersebut sebaiknya dipahami sebagai bagian dari silaturahmi dalam suasana Idul Fitri. Ia juga merujuk pada pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang memberikan tanggapan positif atas kedatangan Anies.
Menurutnya, dalam ajaran Islam, silaturahmi merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Oleh karena itu, momen Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarsesama.
Di sisi lain, Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar SBY merupakan open house terbuka dalam rangka halalbihalal Idul Fitri 2026. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang hadir akan diterima dengan baik oleh tuan rumah.
Herzaky juga membenarkan bahwa Anies termasuk di antara tamu yang datang, meskipun tidak tercantum dalam daftar undangan. Kendati demikian, Anies tetap disambut secara hangat oleh SBY seperti tamu lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut mendampingi SBY dalam menyambut para tamu. Herzaky menegaskan bahwa tidak ada pembahasan khusus selama acara berlangsung, termasuk terkait isu politik atau rencana koalisi.
Ia pun mengimbau agar kehadiran Anies tidak ditafsirkan secara berlebihan, terutama jika dikaitkan dengan agenda politik maupun pemilu yang akan datang.














