Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Konflik Regional Picu Penundaan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 March 2026
in Nasional
Konflik Regional Picu Penundaan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza

Metapos.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia memutuskan menunda rencana pengiriman pasukan perdamaian TNI ke Gaza, Palestina. Langkah ini diambil karena kondisi keamanan di kawasan tersebut dinilai belum kondusif, seiring meningkatnya ketegangan konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa rencana pemberangkatan pasukan untuk sementara dihentikan. Ia menilai situasi di lapangan masih berisiko, sehingga pemerintah memilih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan berikutnya.

BACA JUGA

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa sekitar 8.000 prajurit TNI telah disiapkan untuk menjalankan misi perdamaian dalam kerangka International Stabilization Force (ISF). Namun, hingga kini jadwal keberangkatan belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan dari Board of Peace.

Menurut Sjafrie, dinamika politik dan keamanan global turut memengaruhi kebijakan tersebut, terutama konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia mengambil langkah hati-hati dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

Di sisi lain, rencana ini juga menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Mereka menilai keterlibatan Indonesia dalam misi tersebut seharusnya berada di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bukan melalui organisasi lain.

Tags: Gaza PalestinaKonflik timur tengahmenundaMetapos.idPasukan perdamaianPemerintahpengirimanrencana
Previous Post

Uni Eropa Tolak Kirim Pasukan ke Selat Hormuz, Enggan Terlibat Konflik

Next Post

Prudential Hadirkan Fasilitas Airport Lounge untuk Nasabah Prestige

Related Posts

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah
Nasional

Antrean Haji Turun Jadi 26 Tahun, Prabowo Dorong Percepatan Keberangkatan Jemaah

18 June 2026
Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik
Nasional

Reformasi SPPG oleh BGN: Skema Insentif Rp 6 Juta Diubah dan Pegawai Tak Boleh Jadi Pemilik

17 June 2026
Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026
Nasional

Gus Ipul Sebut Prof Nasaruddin Umar Berpeluang Pimpin PBNU pada Muktamar 2026

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Gempa Sulteng Rusak 787 Rumah di Sigi, Satu Warga Meninggal Dunia

17 June 2026
Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar
Nasional

Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik pada 2027, Anggarannya Capai Rp815 Miliar

17 June 2026
Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia
Nasional

Update Gempa M 6,7 Sulteng, Satu Warga Sigi Meninggal Dunia

17 June 2026
Next Post
Prudential Hadirkan Fasilitas Airport Lounge untuk Nasabah Prestige

Prudential Hadirkan Fasilitas Airport Lounge untuk Nasabah Prestige

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini