Sunday, April 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Lifestyle & Health

Konsumsi Berlebih Saat Berbuka, Kemenkes: Risiko Diabetes Mengintai

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
25 February 2026
in Lifestyle & Health
Konsumsi Berlebih Saat Berbuka, Kemenkes: Risiko Diabetes Mengintai

Flat-lay of family feasting with Turkish cuisine lamb chops, quince, bean, vegetable salad, babaganush, rice pilav, pumpkin dessert, lemonade over rustic table, top view. Middle East cuisine

Metapos.id, Jakarta — Tradisi berbuka puasa kerap dimaknai dengan konsumsi beragam hidangan manis dan gorengan secara berlebihan. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan pola makan sehat dan seimbang agar pelaksanaan ibadah puasa tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan selama Ramadan.

Ketua Tim Kerja Gizi Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes, Yuni Zahraini, menekankan bahwa konsumsi makanan manis saat berbuka sebaiknya dilakukan secara terkendali. Menurutnya, asupan gula berlebih dapat mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

BACA JUGA

Film “Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?” Soroti Jarak Emosional dalam Keluarga

Dari Kreator ke Musisi, Cece Caramel Debut Mini Album “Caramelting”

Ia menjelaskan, minuman manis seperti sirup, teh manis, hingga minuman kemasan mampu meningkatkan asupan gula harian secara signifikan. Tanpa diimbangi aktivitas fisik yang memadai, kelebihan energi tersebut berpotensi tersimpan sebagai lemak dan memicu berbagai gangguan metabolik.

Tak hanya gula, makanan tinggi lemak seperti gorengan, santan kental, dan makanan cepat saji juga menjadi perhatian. Pola konsumsi tinggi lemak jenuh dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar kolesterol, memperbesar lingkar perut (obesitas sentral), serta meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi.

Mengacu pada rekomendasi World Health Organization (WHO), Kemenkes menyampaikan bahwa batas aman konsumsi gula tambahan maksimal 10 persen dari total kebutuhan energi harian, setara sekitar 50 gram atau empat sendok makan per hari. Sementara anjuran yang lebih ideal bagi kesehatan adalah 5 persen dari total energi harian, atau sekitar 25 gram (empat sendok teh) per hari.

Kemenkes juga menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang melalui komposisi karbohidrat, protein, dan lemak yang proporsional, serta kecukupan vitamin dan mineral dari konsumsi sayur dan buah, meskipun waktu makan selama puasa terbatas.

Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya tradisi buka puasa bersama di berbagai tempat ibadah, termasuk di Masjid Istiqlal, yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat selama bulan Ramadan.

Tags: berbuka puasaberlebihanhidangan manisibadah puasaKemenkesKonsumsimetabolikMetapos.idsantan kentalterkendali
Previous Post

Kapolri Ajak Media Bersinergi Awasi Kinerja Polri dan Jaga Stabilitas Nasional

Next Post

BNN–Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg

Related Posts

Film “Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?” Soroti Jarak Emosional dalam Keluarga
Lifestyle & Health

Film “Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?” Soroti Jarak Emosional dalam Keluarga

11 April 2026
Dari Kreator ke Musisi, Cece Caramel Debut Mini Album “Caramelting”
Lifestyle & Health

Dari Kreator ke Musisi, Cece Caramel Debut Mini Album “Caramelting”

10 April 2026
Wabah Campak di Bangladesh Tewaskan 38 Anak, Pemerintah Percepat Imunisasi
Lifestyle & Health

Wabah Campak di Bangladesh Tewaskan 38 Anak, Pemerintah Percepat Imunisasi

6 April 2026
Mulai 18 April 2026, Mekkah Tak Terima Jamaah Umrah Asing
Lifestyle & Health

Mulai 18 April 2026, Mekkah Tak Terima Jamaah Umrah Asing

4 April 2026
Pariwisata Bandung Melonjak, Tembus 5 Besar di Asia
Lifestyle & Health

Pariwisata Bandung Melonjak, Tembus 5 Besar di Asia

4 April 2026
Kesadaran Emosi Gen Z dan Gen Alpha Meningkat di 2026
Lifestyle & Health

Kesadaran Emosi Gen Z dan Gen Alpha Meningkat di 2026

4 April 2026
Next Post
BNN–Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg

BNN–Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini