Metapos.id, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Tangerang pada Sabtu malam (21/2/2026). Namun, getaran gempa tersebut tidak dirasakan oleh warga yang berada di sekitar lokasi pusat gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 19.23 WIB dengan episentrum berjarak sekitar tiga kilometer di tenggara Kabupaten Tangerang. Gempa tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 160 kilometer, tepatnya di kawasan Jalan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa.
Salah seorang warga, Dewi, mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak merasakan adanya guncangan. Saat peristiwa terjadi, ia bersama warga lainnya sedang berada di masjid untuk melaksanakan salat tarawih.
“Tidak terasa apa-apa. Aktivitas warga tetap berjalan normal dan ibadah pun berlangsung sampai selesai,” tuturnya.
Kesaksian serupa disampaikan Nurmahmudi, warga setempat lainnya. Ia menyebut tidak menemukan tanda-tanda kerusakan fisik akibat gempa.
“Tidak ada bangunan rusak, tidak ada jalan retak, semuanya terlihat normal. Jadi kaget juga saat tahu ada gempa, karena memang tidak terasa dampaknya,” katanya.













