Metapos.id, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Sabtu, 21 Februari 2026, akan didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah kawasan.
Pada dini hari hingga pagi hari, sekitar pukul 01.00–07.00 WIB, mayoritas wilayah Jabodetabek diprediksi berada dalam kondisi berawan pekat, dengan kemungkinan turunnya hujan berintensitas ringan sampai sedang. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena cuaca dapat berubah secara tiba-tiba.
Memasuki periode pagi hingga siang (07.00–13.00 WIB), langit Jabodetabek masih didominasi awan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di beberapa daerah, di antaranya Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, serta Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, pada siang hingga sore hari (13.00–19.00 WIB), peluang hujan ringan masih terbuka di sejumlah wilayah lain, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, dan Kota Depok.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Bogor berada pada kisaran 20–26 derajat Celsius. Sedangkan wilayah Jabodetabek lainnya diperkirakan berada pada rentang 24–28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara sekitar 68–96 persen. Angin permukaan bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan yang dapat disertai petir, kilat, serta angin kencang, khususnya pada dini hari hingga menjelang pagi di beberapa titik Jabodetabek. Warga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.













