Metapos.id, Jakarta — Serangkaian serangan drone yang diluncurkan Ukraina kembali mengguncang wilayah Rusia. Salah satu serangan dilaporkan menghantam fasilitas pengolahan minyak, memicu kebakaran pada tangki penyimpanan bahan bakar.
Pihak berwenang Rusia menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil menjatuhkan lebih dari seratus drone hanya dalam satu malam.
Insiden ini terjadi tidak lama setelah pertemuan delegasi Kyiv dan Moskow yang berlangsung selama dua hari, dengan mediasi dari Amerika Serikat di Jenewa, Swiss, pada Rabu (17/2). Dialog tersebut digelar sebagai upaya mencari solusi atas konflik Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun. Namun, kedua pihak menyatakan perundingan berjalan alot dan belum membuahkan kesepakatan berarti.
Dalam keterangan resmi yang dikutip AFP, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut sistem pertahanan udara negaranya berhasil “mencegat dan menghancurkan 113 drone Ukraina” dalam rentang waktu Rabu malam (18/2) hingga Kamis dini hari (19/2/2026).
Di sisi lain, Gubernur Pskov Oblast, Mikhail Vedernikov, mengungkapkan bahwa salah satu drone menargetkan kilang minyak di wilayah Velikiye Luki, yang berjarak sekitar 500 kilometer dari Moskow. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar pada tangki penyimpanan minyak di area tersebut.













