Thursday, October 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
15 February 2026
in Internasional
AS Siapkan Skenario Operasi Militer Jangka Panjang Jika Konflik dengan Iran Meletus

Metapos.id, Jakarta — Militer Amerika Serikat dilaporkan tengah mempersiapkan skema operasi militer jangka panjang yang diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa minggu untuk menghadapi Iran, jika Presiden Donald Trump memberikan perintah serangan. Dua pejabat AS mengungkapkan bahwa situasi ini berpotensi berkembang menjadi konflik besar yang serius dan berkepanjangan.

Berdasarkan laporan Reuters pada Minggu (15/2/2026), kedua pejabat tersebut, yang berbicara secara anonim karena sensitivitas isu perencanaan militer, menilai bahwa langkah ini dapat mengancam proses diplomasi yang masih berjalan antara Washington dan Teheran.

BACA JUGA

Rusia Ancam Gunakan Nuklir Jika NATO Isolasi Kaliningrad

Intelijen Korsel Soroti Kondisi Kim Jong Un

Di sisi diplomatik, perundingan antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang di Jenewa. Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner akan mewakili Washington, sementara Oman berperan sebagai mediator dalam proses negosiasi tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa meskipun Trump lebih mengutamakan jalur kesepakatan damai dengan Teheran, peluang tercapainya kesepakatan itu dinilai sangat kecil dan penuh tantangan.

Di saat yang sama, pemerintahan Trump juga memperkuat kehadiran militernya di kawasan. Pengerahan pasukan dalam skala besar telah dilakukan dan memicu kekhawatiran akan meningkatnya eskalasi konflik. Para pejabat AS menyebut Pentagon telah mengirim kapal induk tambahan ke kawasan Timur Tengah, bersama ribuan personel, pesawat tempur, kapal perusak rudal berpemandu, serta berbagai kekuatan tempur lain yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan.

Dalam pernyataan publik usai menghadiri acara militer di Fort Bragg, Trump secara terbuka mengungkap kemungkinan terjadinya pergantian pemerintahan di Iran. Ia menyebut perubahan kepemimpinan di Teheran sebagai sesuatu yang “mungkin menjadi hal terbaik,” meskipun tidak menyebutkan figur tertentu yang ia inginkan. Trump hanya mengatakan bahwa terdapat “orang-orang” yang dinilainya layak memimpin Iran.

Trump juga kembali menegaskan sikap skeptisnya terhadap pengerahan pasukan darat ke wilayah Iran. Menurutnya, penggunaan pasukan darat merupakan opsi terakhir yang sebisa mungkin harus dihindari. Susunan kekuatan militer AS yang saat ini ditempatkan di kawasan menunjukkan bahwa strategi utama lebih difokuskan pada kekuatan udara dan laut sebagai instrumen serangan.

Menanggapi laporan persiapan operasi militer jangka panjang tersebut, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly menyatakan bahwa Presiden Trump memiliki seluruh opsi strategis dalam menghadapi Iran.

“Presiden mendengarkan berbagai pandangan dan masukan dari banyak pihak, tetapi keputusan akhir akan selalu diambil berdasarkan kepentingan terbaik negara dan keamanan nasional Amerika Serikat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Pentagon memilih tidak memberikan komentar resmi terkait rencana operasi militer tersebut.

Tags: diplomasiDonald Trumpkonflik besarmempersiapkanMetapos.idMiliter AmerikaOmamproses negosiasiskema operasiTeheranTimur Tengah
Previous Post

Abbas Minta Israel Hentikan Hambatan Implementasi Gencatan Senjata Tahap Kedua di Gaza

Next Post

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

Related Posts

Rusia Ancam Gunakan Nuklir Jika NATO Isolasi Kaliningrad
Internasional

Rusia Ancam Gunakan Nuklir Jika NATO Isolasi Kaliningrad

1 October 2026
Kim Jong Un
Internasional

Intelijen Korsel Soroti Kondisi Kim Jong Un

1 October 2026
Lebanon selatan kembali memanas setelah artileri Israel dilaporkan menembaki al-Khiam dan suara ledakan terdengar di wilayah Houla.
Internasional

Serangan Israel Kembali Memanas di Lebanon

1 October 2026
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pemimpin Hamas di luar negeri juga menjadi target setelah komandan Brigade Gaza Utara tewas.
Internasional

Israel Targetkan Petinggi Hamas di Luar Gaza

1 October 2026
Benjamin Netanyahu menyebut ada indikasi musuh Israel akan menyerang menjelang pemilu legislatif 27 Oktober. Yair Lapid meminta penjelasan keamanan.
Internasional

Netanyahu Sebut Ancaman Serangan Jelang Pemilu

30 September 2026
Orang Tua di India Jual Bayi demi Beli HP dan Kalung Emas
Internasional

Orang Tua di India Jual Bayi demi Beli HP dan Kalung Emas

30 September 2026
Next Post
Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

Bantuan Rumah Rusak Digelontorkan ke 24 Daerah di Aceh, Safrizal: Bukti Kehadiran Negara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini