Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Skor korupsi Indonesia 2025 Anjlok, Peringkat Global Turun 10 Tingkat

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
11 February 2026
in Nasional
Skor korupsi Indonesia 2025 Anjlok, Peringkat Global Turun 10 Tingkat

Metapos.id, Jakarta — Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia tahun 2025 kembali menunjukkan tren negatif. Skor Indonesia tercatat 34, mengalami penurunan 3 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 37. Penurunan ini berdampak langsung pada posisi Indonesia di tingkat dunia, yang merosot 10 peringkat, dari peringkat 99 menjadi peringkat 109 dari total 180 negara yang dinilai.

Informasi tersebut disampaikan oleh Manajer Program Transparency International Indonesia (TII), Ferdian Yazid, dalam peluncuran CPI 2025 yang digelar secara virtual, Selasa (10/2/2026). Menurutnya, penurunan skor dan peringkat ini menjadi indikator melemahnya kualitas tata kelola pemerintahan serta efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia.

BACA JUGA

Nadiem Makarim Jalani Sidang Vonis Hari Ini, Harapkan Divonis Bebas dari Seluruh Dakwaan

AHY Buka Suara soal Langkah Politik Jokowi: 2029 Masih Lama

Posisi Indonesia di ASEAN

Di tingkat kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia berada di peringkat kelima dengan skor 34. Posisi tersebut menempatkan Indonesia di bawah beberapa negara tetangga, dengan susunan peringkat sebagai berikut:

1. Singapura – 84

2. Malaysia– 52

3. Timor Leste – 44

4. Vietnam – 41

5. Indonesia– 34

Adapun negara-negara yang berada di bawah Indonesia meliputi Laos (34) ,Thailand (33), Filipina (32), Kamboja (20), dan Myanmar (16).

Selain itu, Indonesia juga mencatat skor yang sama dengan sejumlah negara lain, yakni Aljazair, Malawi, Nepal, Sierra Leone, Bosnia & Herzegovina, serta Laos.

Negara dengan Skor CPI Tertinggi dan Terendah

Pada level global, sepuluh negara dengan skor CPI tertinggi tahun 2025 didominasi negara dengan sistem pemerintahan yang kuat dan tingkat integritas institusi yang tinggi, yaitu:

– Denmark (89)

– Finlandia (88)

– Singapura (84)

– Selandia Baru (81)

– Norwegia (81)

– Swedia (80)

– Swiss (80)

– Luksemburg (78)

– Belanda (78)

– Jerman (77)

Sebaliknya, negara-negara dengan skor terendah umumnya merupakan negara konflik dan fragile state, seperti Venezuela, Somalia, dan Sudan Selatan, yang secara struktural rentan terhadap praktik korupsi sistemik.

Sumber Data Penyusun CPI Indonesia

Skor CPI Indonesia 2025 disusun berdasarkan sembilan sumber data internasional, yakni:

– World Economic Forum EOS (65)

– IMD World Competitiveness Yearbook (26, turun 19 poin)

– Bertelsmann Foundation Transform Index (30, turun 9 poin)

– PERC Asia Risk Guide (34, turun 4 poin)

– Economist Intelligence Unit Country Ratings (34, turun 1 poin)

– PRS International Country Risk Guide (33, stagnan)

– Global Insight Country Risk Ratings (32, stagnan)

– World Justice Project – Rule of Law Index (27, naik 1 poin)

– Varieties of Democracy Project (23, naik 1 poin)

Dari keseluruhan indikator tersebut, empat sumber data mengalami penurunan skor, yang menandakan adanya tren pelemahan integritas tata kelola dan kualitas institusi publik.

Aspek yang Diukur dalam IPK

Indeks Persepsi Korupsi mengukur berbagai dimensi tata kelola, di antaranya:

– Praktik penyuapan

– Pengalihan anggaran publik

– Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi

– Efektivitas pemerintah dalam pemberantasan korupsi

– Penegakan integritas dan hukum

– Perlindungan hukum bagi pelapor, jurnalis, dan penyelidik

– Akses masyarakat terhadap informasi publik

Namun demikian, IPK tidak mengukur pengalaman langsung masyarakat terhadap korupsi, praktik penghindaran pajak, aliran dana ilegal, pencucian uang, maupun aktivitas ekonomi informal.

Tanggapan Masyarakat Sipil

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyampaikan keprihatinannya atas penurunan skor IPK Indonesia. Ia menilai kondisi ini mencerminkan kemunduran demokrasi yang berdampak langsung pada melemahnya mekanisme kontrol terhadap kekuasaan dan pemberantasan korupsi.

Menurutnya, demokrasi yang kuat seharusnya menjadi fondasi utama dalam pengendalian korupsi. Namun, tren yang terjadi justru menunjukkan melemahnya fungsi pengawasan, akuntabilitas, dan transparansi dalam sistem pemerintahan.

Penurunan skor IPK Indonesia tahun 2025 bukan hanya persoalan peringkat internasional, tetapi menjadi peringatan serius tentang melemahnya kualitas demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas sistem pemberantasan korupsi di Indonesia.

Tags: CPIIndonesianIPKmenunjukkanMetapos.idpemberantasan korupsipenurunan 3 pointercatat 34Usman Hamid
Previous Post

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Dinilai Merusak Kepercayaan Negara

Next Post

Prabowo Kumpulkan Para Konglomerat, Dorong Kolaborasi untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Related Posts

Nadiem Makarim Jalani Sidang Vonis Hari Ini, Harapkan Divonis Bebas dari Seluruh Dakwaan
Nasional

Nadiem Makarim Jalani Sidang Vonis Hari Ini, Harapkan Divonis Bebas dari Seluruh Dakwaan

30 June 2026
AHY Buka Suara soal Langkah Politik Jokowi: 2029 Masih Lama
Nasional

AHY Buka Suara soal Langkah Politik Jokowi: 2029 Masih Lama

29 June 2026
Live-Action Moana Siap Tayang dengan Visual Sinematik dan Aksi Lebih Besar
Nasional

Logo HUT ke-81 RI 2026 Resmi Diumumkan, Karya Desainer Padang Jadi Pemenang

29 June 2026
Komdigi Tindak Siaran Ilegal Piala Dunia 2026, Temukan Tautan hingga Rekening Judi Online
Nasional

Komdigi Tindak Siaran Ilegal Piala Dunia 2026, Temukan Tautan hingga Rekening Judi Online

29 June 2026
TKW Asal Cianjur Diduga Alami Kekerasan di Libya, Kemlu Lakukan Pendalaman Kasus
Nasional

TKW Asal Cianjur Diduga Alami Kekerasan di Libya, Kemlu Lakukan Pendalaman Kasus

29 June 2026
Pemulangan Haji 2026 Hampir Rampung, Kemenhaj Fokus Kawal Kloter Terakhir
Nasional

Pemulangan Haji 2026 Hampir Rampung, Kemenhaj Fokus Kawal Kloter Terakhir

29 June 2026
Next Post
Prabowo Kumpulkan Para Konglomerat, Dorong Kolaborasi untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Prabowo Kumpulkan Para Konglomerat, Dorong Kolaborasi untuk Ciptakan Lapangan Kerja

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini