Wednesday, May 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 February 2026
in Nasional
“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Metapos.id, Jakarta — Dyah Ayu Pregawati mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Senin (9/2/2026), untuk mengadukan kematian suaminya, Novia Catur Iswanto, yang dinilainya mengandung banyak kejanggalan.

Menurut Dyah, semasa hidupnya Novia yang menjabat sebagai Legal Manager PT Bososi Pratama sempat menerima tekanan dan ancaman berkaitan dengan pengurusan legalitas perusahaan tambang nikel.

BACA JUGA

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H

Ancaman tersebut diduga dimaksudkan agar Novia menghentikan proses administrasi hukum yang sedang ditanganinya.

“Kedatangan kami ke Komnas HAM untuk meminta kejelasan dan keadilan atas meninggalnya suami saya. Sebelumnya, beliau sempat menyampaikan bahwa dirinya menerima ancaman, bahkan terjadi lebih dari sekali,” ungkap Dyah.

Ia menuturkan, setelah menerima ancaman tersebut, perubahan sikap dan kondisi mental suaminya terlihat jelas. Novia disebut menjadi lebih pendiam dan tampak berada dalam tekanan berat.

Sebelum meninggal dunia, Novia sempat dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Bareskrim Polri terkait konflik kepemilikan dan legalitas perusahaan. Namun, agenda tersebut tidak terlaksana karena kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada 27 Desember 2025.

“Ancaman itu terjadi dalam rentang waktu yang tidak lama sebelum suami saya meninggal,” pungkas Dyah.

Tags: DatangiDyah Ayu Pregawatikejanggalankematian suamiKomnas HAMLegal ManagerMetapos.idPT Bososi Pratama
Previous Post

Isu Prabowo–Zulhas 2029 Menguat, Ini Tanggapan Gibran

Next Post

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Related Posts

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi
Nasional

Status Ibu Kota Belum Berubah, MK Tegaskan Jakarta Masih Resmi

12 May 2026
Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H
Nasional

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H

12 May 2026
Kemenag Gelar Pemantauan Hilal di 88 Lokasi Jelang Penetapan Zulhijah 1447 H
Nasional

Bahlil Laporkan Kesiapan BBM dan LPG ke Prabowo di Istana Merdeka

12 May 2026
Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Malapraktik di RS Berinisial S Tahun 2026
Nasional

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Malapraktik di RS Berinisial S Tahun 2026

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Nasional

Jelang Idul Adha, Kementan Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan dan Keamanan Pangan

12 May 2026
BMKG Pastikan Gempa 2,8 di Blitar Tidak Picu Tsunami
Nasional

BMKG Pastikan Gempa 2,8 di Blitar Tidak Picu Tsunami

12 May 2026
Next Post
Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini