Saturday, June 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
10 February 2026
in Nasional
“Istri Laporkan Dugaan Kejanggalan Kematian Suami Pekerja Tambang Nikel ke Komnas HAM”

Metapos.id, Jakarta — Dyah Ayu Pregawati mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Senin (9/2/2026), untuk mengadukan kematian suaminya, Novia Catur Iswanto, yang dinilainya mengandung banyak kejanggalan.

Menurut Dyah, semasa hidupnya Novia yang menjabat sebagai Legal Manager PT Bososi Pratama sempat menerima tekanan dan ancaman berkaitan dengan pengurusan legalitas perusahaan tambang nikel.

BACA JUGA

Nasib IKN Tak Kunjung Jelas, Otorita Ajukan Tambahan Anggaran Perawatan 2027

Kemenkes Ungkap 5,9 Juta Anak Indonesia Merokok, Ada yang Mulai Sejak Usia 4 Tahun

Ancaman tersebut diduga dimaksudkan agar Novia menghentikan proses administrasi hukum yang sedang ditanganinya.

“Kedatangan kami ke Komnas HAM untuk meminta kejelasan dan keadilan atas meninggalnya suami saya. Sebelumnya, beliau sempat menyampaikan bahwa dirinya menerima ancaman, bahkan terjadi lebih dari sekali,” ungkap Dyah.

Ia menuturkan, setelah menerima ancaman tersebut, perubahan sikap dan kondisi mental suaminya terlihat jelas. Novia disebut menjadi lebih pendiam dan tampak berada dalam tekanan berat.

Sebelum meninggal dunia, Novia sempat dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Bareskrim Polri terkait konflik kepemilikan dan legalitas perusahaan. Namun, agenda tersebut tidak terlaksana karena kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada 27 Desember 2025.

“Ancaman itu terjadi dalam rentang waktu yang tidak lama sebelum suami saya meninggal,” pungkas Dyah.

Tags: DatangiDyah Ayu Pregawatikejanggalankematian suamiKomnas HAMLegal ManagerMetapos.idPT Bososi Pratama
Previous Post

Isu Prabowo–Zulhas 2029 Menguat, Ini Tanggapan Gibran

Next Post

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Related Posts

Nasib IKN Tak Kunjung Jelas, Otorita Ajukan Tambahan Anggaran Perawatan 2027
Nasional

Nasib IKN Tak Kunjung Jelas, Otorita Ajukan Tambahan Anggaran Perawatan 2027

27 June 2026
Kemenkes Ungkap 5,9 Juta Anak Indonesia Merokok, Ada yang Mulai Sejak Usia 4 Tahun
Nasional

Kemenkes Ungkap 5,9 Juta Anak Indonesia Merokok, Ada yang Mulai Sejak Usia 4 Tahun

27 June 2026
Kemhan Evaluasi Program SPPI 2026 Usai Empat Peserta Meninggal Saat Pendidikan Militer
Nasional

Kemhan Evaluasi Program SPPI 2026 Usai Empat Peserta Meninggal Saat Pendidikan Militer

26 June 2026
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Gerindra Pilih Fokus Selesaikan Agenda Pemerintah
Nasional

Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Gerindra Pilih Fokus Selesaikan Agenda Pemerintah

26 June 2026
Prof. Aminuddin Kasim Nilai Kasus BNI Parigi Layak Ditempuh dengan Keadilan Restoratif
Nasional

Prof. Aminuddin Kasim Nilai Kasus BNI Parigi Layak Ditempuh dengan Keadilan Restoratif

26 June 2026
Lebih dari 42 Ribu Warga Pilih Logo HUT RI ke-81, Prasetyo Hadi Beri Apresiasi
Nasional

Lebih dari 42 Ribu Warga Pilih Logo HUT RI ke-81, Prasetyo Hadi Beri Apresiasi

26 June 2026
Next Post
Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

Trio Lini Tengah MU Bersinar di Era Michael Carrick

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini