Metapos.id, Jakarta – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna layanan sepanjang 2025 dengan total penumpang mencapai 413 juta orang. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tiga tahun sebelumnya dan memperkuat posisi TransJakarta sebagai moda transportasi utama di kawasan Jabodetabek.
Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa saat ini TransJakarta melayani sekitar 1,4 juta perjalanan per hari. Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan ekonomi berupa inflasi dan kenaikan upah minimum, namun tetap diiringi dengan pengelolaan operasional yang efisien.
“Subsidi per pelanggan berhasil dijaga tetap stabil dibandingkan tahun lalu, bahkan turun sekitar 14 persen jika dibandingkan dengan tahun 2022,” kata Welfizon dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, fokus perusahaan tidak hanya pada pertumbuhan jumlah penumpang, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan. Digitalisasi sistem serta penguatan tata kelola menjadi kunci agar layanan transportasi massal tetap berjalan efisien dan akuntabel.
Dari sisi keselamatan, TransJakarta menunjukkan perbaikan yang konsisten. Tingkat kecelakaan tercatat menurun hingga 40 persen dalam kurun tiga tahun terakhir. Pada 2025, angka accident rate mencapai 0,33, yang merupakan capaian terendah selama periode tersebut.
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat, TransJakarta menjalankan dua strategi utama. Pertama, transformasi digital melalui aplikasi TJ: Transjakarta yang telah digunakan sekitar 2,1 juta pengguna. Aplikasi ini memungkinkan pelacakan armada secara real-time serta penggunaan tiket digital yang lebih inklusif.
Kedua, penguatan armada berbasis energi ramah lingkungan. Hingga 2025, sebanyak 470 unit bus listrik, baik tipe high deck maupun low deck, telah dioperasikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TransJakarta dalam mendukung target emisi nol bersih serta pengembangan transportasi hijau di Indonesia.
Melalui berbagai capaian tersebut, TransJakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jabodetabek.













