Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menhan Arab Saudi Nilai Penundaan Serangan AS Berpotensi Menguatkan Iran

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
1 February 2026
in Internasional
Menhan Arab Saudi Nilai Penundaan Serangan AS Berpotensi Menguatkan Iran

FILE PHOTO: U.S. President Donald Trump shakes hands with Saudi Arabia's Crown Prince Mohammed bin Salman in the Oval Office at the White House in Washington, U.S. March 20, 2018. REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo

Metapos.id, Jakarta — Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman menilai Iran berpeluang memperbesar pengaruhnya jika Amerika Serikat tidak merealisasikan ancaman penggunaan kekuatan militer.

Pandangan tersebut disampaikan dalam sejumlah pertemuan tertutup di Washington seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

BACA JUGA

Putin: Potensi BRICS Masih Sangat Besar

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

Mengutip laporan Axios, Jumat (30/1), pernyataan Khalid bin Salman mengindikasikan perubahan pendekatan Arab Saudi yang sebelumnya lebih menekankan kehati-hatian serta risiko meluasnya konflik dengan Teheran. Ia disebut meyakini bahwa penundaan tindakan setelah ancaman berulang justru dapat mendorong Iran bersikap lebih agresif.

Sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan sempat menyarankan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar menahan diri dari opsi militer karena berpotensi memicu konflik regional yang lebih besar. Sikap tersebut diyakini turut memengaruhi keputusan Washington untuk menunda rencana serangan.

Kunjungan Khalid bin Salman ke ibu kota AS berlangsung di tengah penguatan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Kendati Presiden Trump memerintahkan penambahan pasukan, sejumlah pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa belum ada keputusan final dan upaya diplomasi masih menjadi pilihan yang dipertimbangkan.

Axios juga menyebutkan belum adanya perundingan langsung yang berarti antara Amerika Serikat dan Iran. Para pejabat AS menilai Teheran hingga kini belum menunjukkan kesiapan untuk merespons tuntutan Washington.

Dalam rangkaian pertemuan di Gedung Putih, Khalid bin Salman bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi AS, di antaranya Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine. Pembahasan dilaporkan menyoroti berbagai skenario terkait kemungkinan langkah militer terhadap Iran, namun belum menghasilkan kejelasan arah kebijakan.

Sementara itu, secara terbuka Arab Saudi menegaskan komitmennya terhadap penyelesaian melalui jalur diplomasi dan penghormatan atas kedaulatan Iran. Riyadh juga menyatakan tidak akan mengizinkan penggunaan wilayah udaranya untuk kepentingan serangan militer terhadap Teheran.

Situasi tersebut menempatkan Arab Saudi dalam posisi sulit, di satu sisi khawatir akan dampak luas jika konflik bersenjata pecah, namun di sisi lain tidak menginginkan Iran semakin memperkuat posisinya apabila ancaman militer tidak direalisasikan.

Tags: diplomasiDonald TrumpIrankawasan TelukKhalid bin SalmanMBSmemperbesarMetapos.idMiliter
Previous Post

Said Didu Beberkan Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Oposisi, Singgung Reformasi Polri

Next Post

Tak Butuh Lama, Hanya 3 Hari BSN Kantongi Lebih Dari Rp 70 Milyar Untuk Pembiayaan Rumah

Related Posts

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Putin: Potensi BRICS Masih Sangat Besar

15 September 2026
Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

15 September 2026
Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?
Internasional

Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?

14 September 2026
Putin, Xi Jinping, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan bertemu di India dalam momentum KTT BRICS di tengah konflik global.
Internasional

Putin, Xi dan Presiden Iran Bertemu di India

11 September 2026
Kapal feri M/V June Aster terbakar di perairan Palawan, Filipina. Lima orang tewas dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Internasional

Feri Terbakar di Filipina, 5 Tewas

10 September 2026
Pakar meragukan klaim Donald Trump bahwa perang AS-Iran akan berakhir setelah pemilu sela Amerika Serikat pada November 2026.
Internasional

Pakar Ragukan Perang Iran Berakhir Usai Pemilu AS

10 September 2026
Next Post
Tak Butuh Lama, Hanya 3 Hari BSN Kantongi Lebih Dari Rp 70 Milyar Untuk Pembiayaan Rumah

Tak Butuh Lama, Hanya 3 Hari BSN Kantongi Lebih Dari Rp 70 Milyar Untuk Pembiayaan Rumah

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini