Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dinilai Gagal Tekan Judi Online, Kinerja Menkomdigi Tuai Kritik PP GPA

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
18 January 2026
in Nasional
Dinilai Gagal Tekan Judi Online, Kinerja Menkomdigi Tuai Kritik PP GPA

Metapos.id, Jakarta – Upaya pemberantasan praktik judi online oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dinilai belum membuahkan hasil nyata. Situasi ini memunculkan kritik terhadap kinerja Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang dianggap belum mampu menghadirkan kebijakan efektif untuk menekan maraknya judi online.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, menilai langkah yang ditempuh pemerintah sejauh ini masih bersifat sementara dan reaktif. Ia menegaskan bahwa pemblokiran situs judi online tidak menyelesaikan persoalan mendasar, karena pelaku dengan mudah mengganti domain baru setelah situs lama diblokir.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

“Jika hanya mengandalkan pemblokiran, itu belum bisa disebut sebagai strategi. Judi online merupakan kejahatan lintas negara yang dijalankan secara terorganisir dengan kepentingan ekonomi besar,” kata Aminullah, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, semakin masifnya praktik judi online menunjukkan lemahnya peran negara dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital yang terstruktur.

Padahal, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan sikap tegas dan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk perjudian online.

“Perintah Presiden sangat jelas untuk memberantas judi online. Namun hingga hampir satu tahun pemerintahan berjalan, belum terlihat hasil konkret. Justru aktivitas judi online kian terbuka dan meluas,” ujarnya.

Aminullah juga menyinggung minimnya kerja sama internasional dalam memutus jaringan judi online yang beroperasi lintas negara. Ia menilai pemerintah belum menunjukkan diplomasi digital yang kuat, termasuk kolaborasi intelijen siber dengan negara-negara yang diduga menjadi basis operasional para pelaku.

“Tanpa upaya lintas negara yang serius, negara akan terus tertinggal dari para bandar. Dampaknya sangat nyata, masyarakat kecil menjadi korban, keluarga hancur, dan generasi muda terjerumus,” tegasnya.

PP GPA pun mendesak Komdigi agar segera menyusun langkah penanganan yang lebih komprehensif dan terintegrasi, dengan melibatkan aparat penegak hukum, sektor keuangan, serta memperkuat kerja sama internasional, agar pemberantasan judi online dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Tags: Aminullah SiagianKomdigikomprehensifkritikMetapos.idPP GPA
Previous Post

Gerakan Rakyat Resmi Bertransformasi Menjadi Partai Politik

Next Post

BMKG Perkirakan Hujan Ringan Melanda Jabodetabek Senin Besok

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
BMKG Perkirakan Hujan Ringan Melanda Jabodetabek Senin Besok

BMKG Perkirakan Hujan Ringan Melanda Jabodetabek Senin Besok

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini