Monday, August 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Trump Nilai Kuba Terancam Runtuh Usai Penangkapan Maduro oleh AS

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
5 January 2026
in Internasional
Zohran Mamdani Batalkan Kebijakan Pro-Israel Warisan Wali Kota Sebelumnya

Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Kuba kini berada dalam posisi yang sangat rapuh setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Menurut Trump, Havana kehilangan dukungan strategis utama, baik dari sisi keamanan maupun pasokan energi, seiring runtuhnya peran Venezuela sebagai sekutu.

 

BACA JUGA

Turki Minta Interpol Tangkap Netanyahu

Cessna Tabrak Helikopter Polisi, Pilot Tewas

Trump menegaskan bahwa masa depan Kuba sangat bergantung pada keberlangsungan pemerintahan Maduro. Dengan tertangkapnya pemimpin Venezuela tersebut, kemampuan Caracas untuk menopang sekutu-sekutunya di kawasan Amerika Latin dinilai ikut melemah.

 

Saat ditanya apakah Washington akan mengambil langkah langsung terhadap Kuba, Trump menampik kemungkinan tersebut. Ia menyebut Kuba berpotensi jatuh tanpa perlu intervensi lebih lanjut dari Amerika Serikat.

 

“Saya pikir itu akan runtuh dengan sendirinya. Tidak perlu kami melakukan apa pun. Sepertinya prosesnya sudah berjalan dan ini sudah mendekati akhir,” ujar Trump.

 

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One, tak lama setelah operasi penangkapan Nicolás Maduro dan istrinya. Keduanya ditahan pada Sabtu lalu atas tuduhan keterlibatan dalam konspirasi narkoterorisme, sebuah langkah yang mengguncang peta politik kawasan.

 

Pasca-penangkapan tersebut, pemerintah Kuba menyerukan aksi demonstrasi untuk mendukung Venezuela dan menuduh Amerika Serikat telah melanggar kedaulatan negara lain. Namun, pejabat AS menegaskan bahwa peran aparat keamanan Kuba selama ini sangat signifikan dalam menopang kekuasaan Maduro.

 

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut personel Kuba memegang kendali penting dalam sistem keamanan dan intelijen Venezuela. Mereka disebut bertugas menjaga keselamatan Maduro sekaligus memastikan loyalitas internal pemerintahan.

 

“Maduro tidak dijaga oleh pengawal Venezuela. Yang menjaganya adalah pengawal Kuba,” kata Rubio.

 

Pemerintah Kuba kemudian mengonfirmasi bahwa 32 anggota militer dan kepolisian mereka tewas dalam operasi AS di Venezuela. Pengumuman tersebut menjadi laporan resmi pertama terkait korban dari pihak Kuba. Pemerintah Havana juga menetapkan masa berkabung nasional selama dua hari.

 

Trump turut membenarkan adanya korban dari pihak Kuba saat kembali ke Washington. Ia menyatakan banyak personel Kuba tewas dalam operasi tersebut, sementara tidak ada korban jiwa di pihak Amerika Serikat.

 

“Banyak dari mereka yang tewas. Tidak ada korban dari pihak kami,” ujar Trump.

Tags: Donald TrumpKubaMetapos.idNicolás Maduropasukan ASpresiden amerika serikatPresiden Venezuela
Previous Post

Laporan Intelijen Sebut Khamenei Siapkan Rencana Kabur ke Moskow di Tengah Gelombang Protes

Next Post

Sampaikan Eksepsi Pribadi, Nadiem Tegaskan Tak Ada Bukti Korupsi

Related Posts

Turki minta Interpol tangkap Netanyahu
Internasional

Turki Minta Interpol Tangkap Netanyahu

22 August 2026
Ribuan Robotaxi Siap Beroperasi di Las Vegas
Internasional

Cessna Tabrak Helikopter Polisi, Pilot Tewas

21 August 2026
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE
Internasional

Korut Tembakkan 10 Rudal ke Laut Jepang

21 August 2026
Utang AS Menggunung, Benarkah Amerika di Ambang Bangkrut?
Internasional

Utang AS Menggunung, Benarkah Amerika di Ambang Bangkrut?

20 August 2026
Roberto Carlos Disebut Ucap Syahadat, Benarkah Telah Memeluk Islam?
Internasional

Roberto Carlos Disebut Ucap Syahadat, Benarkah Telah Memeluk Islam?

19 August 2026
Menteri Garis Keras Israel Serukan Bunuh 30-40 Orang di Gaza Tiap Malam
Internasional

Menteri Garis Keras Israel Serukan Bunuh 30-40 Orang di Gaza Tiap Malam

18 August 2026
Next Post
Sampaikan Eksepsi Pribadi, Nadiem Tegaskan Tak Ada Bukti Korupsi

Sampaikan Eksepsi Pribadi, Nadiem Tegaskan Tak Ada Bukti Korupsi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini