Tuesday, August 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hamas Pastikan Juru Bicara Militer Abu Ubaida Gugur dalam Perang Gaza

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
2 January 2026
in Internasional
Imbas Tekanan AS, Venezuela Tahan Beberapa Warga Negara Amerika

Metapos.id, Jakarta – Kelompok perlawanan Palestina Hamas secara resmi mengonfirmasi kematian juru bicara militernya, Abu Ubaida, bersama sejumlah komandan senior lainnya dalam perang melawan Israel yang telah berlangsung selama dua tahun di Jalur Gaza.

 

BACA JUGA

Wabah Ebola di Kongo Makin Mematikan, 2.325 Orang Dilaporkan Tewas

Menlu Iran Tegaskan Teheran Belum Putuskan Kembali Berunding dengan AS

Kabar tersebut disampaikan melalui pidato rekaman yang ditayangkan media Arab. Dalam pernyataan itu, juru bicara baru Hamas menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Abu Ubaida, yang memiliki nama asli Hudhayfah Abdullah al-Kahlout, sosok senior yang juga menjabat sebagai kepala kantor media Brigade al-Qassam.

 

“Hari ini kami kehilangan Abu Ubaida, atau Huthaifa Samir al-Kahlout, seorang pemimpin besar yang selama hampir dua dekade menghadapi musuh dengan keteguhan,” ujar juru bicara tersebut dalam pidatonya.

 

Selain Abu Ubaida, Hamas juga mengonfirmasi tewasnya kepala staf militernya, Mohammed Sinwar. Ia disebut memimpin Brigade al-Qassam dalam periode yang sangat berat setelah menggantikan Mohammed Deif, komandan militer lama Hamas.

 

Kelompok tersebut juga menyatakan bahwa Komandan Brigade Rafah, Mohammed Shabana, turut gugur. Ia disebut tewas bersama Pemimpin Politik Hamas, Yahya Sinwar.

 

Nama lain yang dikonfirmasi meninggal dunia adalah Hakam al-Issa, yang disebut memegang berbagai posisi strategis, termasuk dalam pengawasan pelatihan dan akademi militer. Hamas juga menyebut Raed Saad, kepala divisi manufaktur dan mantan pimpinan operasi, termasuk di antara korban tewas.

 

Abu Ubaida dikenal sebagai juru bicara Brigade al-Qassam selama hampir 20 tahun. Ia menjadi figur sentral dalam penyampaian laporan perang, klaim keberhasilan militer, serta pernyataan keras terhadap Israel melalui siaran televisi dan media resmi Hamas.

 

Dalam setiap penampilan publiknya, Abu Ubaida selalu menutupi wajah dengan keffiyeh merah, sehingga dijuluki sebagai “tokoh bertopeng” di dunia Arab. Informasi mengenai kehidupan pribadinya sangat terbatas dan hanya diketahui oleh kalangan internal tertentu.

 

Popularitasnya meningkat tajam setelah serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023 yang memicu perang berkepanjangan di Gaza. Sosoknya kemudian menjadi simbol perlawanan dan kerap ditiru dalam aksi solidaritas, serta diabadikan dalam lagu-lagu di berbagai negara Arab.

 

Dalam wawancara pada 2005, Abu Ubaida pernah mengungkap bahwa keluarganya terusir akibat peristiwa Nakba 1948 sebelum menetap di Gaza. Saat itu, ia mengaku berusia awal 20-an, yang mengindikasikan ia lahir pada pertengahan 1980-an.

 

Sumber internal Hamas menyebut hanya segelintir orang yang mengetahui identitas asli Abu Ubaida sebelum kematiannya. Nama samaran yang digunakannya diambil dari Abu Ubaidah ibn al-Jarrah, salah satu sahabat Nabi Muhammad yang dikenal sebagai panglima perang.

 

Kemunculan publik pertamanya sebagai juru bicara Brigade al-Qassam terjadi pada 2004, saat konferensi pers di tengah operasi darat Israel di Gaza utara. Sejak itu, ia menjadi satu-satunya juru bicara militer Hamas.

 

Pada 2006, Abu Ubaida mengumumkan penangkapan tentara Israel Gilad Shalit, serta menjadi pihak pertama yang mengumumkan penangkapan tentara Israel Shaul Aron dalam perang Gaza 2014.

 

Israel disebut telah beberapa kali berupaya membunuh Abu Ubaida dalam dua dekade terakhir, termasuk dua percobaan sejak Oktober 2023. Pada April 2024, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadapnya dengan tuduhan memimpin operasi “perang informasi” Hamas.

Tags: Abu UbaidaAbu Ubaida GugurHamasHudhayfah Abdullah al-KahloutMetapos.idPerang Gaza
Previous Post

Puluhan Tewas dalam Kebakaran Bar Tahun Baru di Resor Alpen Swiss

Next Post

Pemerintah Tarik Rp75 Triliun Dana Menganggur, Menkeu Purbaya: Langsung Dibelanjakan

Related Posts

wabah Ebola di Kongo
Internasional

Wabah Ebola di Kongo Makin Mematikan, 2.325 Orang Dilaporkan Tewas

18 August 2026
Abbas Araghchi
Internasional

Menlu Iran Tegaskan Teheran Belum Putuskan Kembali Berunding dengan AS

15 August 2026
584 Pemukim Israel Masuki Kompleks Al Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi
Internasional

584 Pemukim Israel Masuki Kompleks Al Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi

14 August 2026
Karoline Leavitt
Internasional

Karoline Leavitt Tinggalkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Akhir Agustus

13 August 2026
Timnas Belanda Punya Pelatih Baru, Xavi Hernandez Siap Bangun Era hingga 2030
Internasional

Hindari Ancaman Pembunuhan, Trump Diam-diam Beralih ke Pesawat Air Force One Lama

13 August 2026
Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras
Internasional

Barat Berencana Sita Kapal Rusia, Putin Keluarkan Peringatan Keras

13 August 2026
Next Post
Pemerintah Tarik Rp75 Triliun Dana Menganggur, Menkeu Purbaya: Langsung Dibelanjakan

Pemerintah Tarik Rp75 Triliun Dana Menganggur, Menkeu Purbaya: Langsung Dibelanjakan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini