Sunday, June 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kabar Gembira, PLN Bangun SPKLU Perdana untuk Bus Listrik

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
27 July 2022
in Ekbis
Kabar Gembira, PLN Bangun SPKLU Perdana untuk Bus Listrik

JAKARTA,Metapos.id – PT PLN (Persero) menggandeng Perum DAMRI dan PT Tri Energi Berkarya (TEB) menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) perdana untuk bus listrik.

Penyediaan SPKLU Bus Listrik ini dilakukan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bersinergi dengan Perum DAMRI dan PT Tri Energi Berkarya (TEB).

BACA JUGA

Defisit APBN Kuartal I 2026 Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

40 Tahun KIPG, Inovasi Karyawan Perkuat Daya Saing Petrokimia Gresik

Kerja sama ini ditandai dengan penandatangan kesepakatan kerja sama antara PLN, DAMRI, dan TEB di Booth PLN, Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) JIExpo Kemayoran pada 25 Juli 2022.

General Manager PLN UID Jaya, Doddy B Pangaribuan mengatakan, SPKLU Ultra Fast Charging pertama dengan pola kemitraan sharing economic model dan menjadi pioner untuk SPKLU yang bisa untuk charge mobil maupun bus listrik.

“Kita berharap 1 SPKLU bisa melayani 10 kendaraan listrik. Jakarta sendiri masih punya cadangan listrik 36 persen, jadi jangan khawatir untuk pasokan listriknya,” kata Doddy kepada media, Selasa 26 Juli.

Skema kerja sama penyediaan SPKLU ini menggunakan Skema Provide, Privately Owned and Operated (PPOO), di mana PLN sebagai pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) akan menyediakan infrastruktur SPKLU dan platform teknologi informasi melalui menu Electric Vehicle pada aplikasi PLN Mobile.

Sedangkan pihak DAMRI akan menyediakan lahannya. Pihak TEB akan menyiapkan SPKLU beserta pengoperasian dan pemeliharaan.

General Manager Perum DAMRI Cabang Jakarta, Rahmat Santoso, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.

Rahmat mengatakan, DAMRI akan mengerahkan 53 unit bus merek E-Inobus untuk operasional angkutan perkotaan di wilayah Bandung dan Surabaya.

Sedangkan satu unit bus merek Edison Motors yang akan dioperasikan untuk angkutan bandara.

“Program bus listrik untuk angkutan perkotaan DAMRI juga berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan. Kerja sama dengan PLN dan TEB hari ini adalah langkah awal untuk sinergi berkelanjutan,” ungkap Rahmat Santoso.

Direktur PT TEB, Tania Natasha Andrika menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk bisa mencapai target pengurangan emisi di sektor transportasi.

Langkah kolaborasi ini harapannya juga bisa mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Kami berkomitmen untuk mengutamakan kualitas dan layanan sebagai operator SPKLU untuk kenyamanan pengguna mobil listrik. Kami sangat mendukung program pemerintah untuk pengembangan EV,” ungkap Tania.

Kolaborasi PLN, DAMRI, dan TEB dalam penyediaan SPKLU tentunya akan mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Selain membangun ketahanan energi nasional, hal tersebut juga akan berdampak terhadap penurunan emisi karbon dari sektor transportasi.

PLN membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa mengakselerasi peningkatan infrastruktur kendaraan listrik.

Bisnis SPKLU ini adalah bisnis masa depan yang akan terus berkembang dengan tumbuhnya kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan tersedianya infrastruktur kendaraan listrik yang memadai bisa menjawab keraguan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.

Tags: Bus listrikDAMRIMetapos.idPLNSPKLU
Previous Post

Aksi CSR Bank JTrust Rayakan Hari Anak Nasional

Next Post

Unilever Raup Penjualan Rp21,4 Triliun dan Laba Rp3,4 Triliun di Semester I 2022

Related Posts

Defisit APBN Kuartal I 2026 Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Dony Oskaria
Ekbis

Defisit APBN Kuartal I 2026 Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

13 June 2026
40 Tahun KIPG, Inovasi Karyawan Perkuat Daya Saing Petrokimia Gresik
Ekbis

40 Tahun KIPG, Inovasi Karyawan Perkuat Daya Saing Petrokimia Gresik

13 June 2026
Corim+ Society 2026 Soroti AI, Peluang Bisnis, dan Ketahanan Organisasi
Ekbis

Corim+ Society 2026 Soroti AI, Peluang Bisnis, dan Ketahanan Organisasi

12 June 2026
Suryacipta Mulai Bangun Smartpolitan Building di Subang Smartpolitan
Ekbis

Suryacipta Mulai Bangun Smartpolitan Building di Subang Smartpolitan

12 June 2026
Pendapatan Tembus Rp84,64 Triliun, ANTAM Tebar Dividen Rp5,04 Triliun
Ekbis

Pendapatan Tembus Rp84,64 Triliun, ANTAM Tebar Dividen Rp5,04 Triliun

11 June 2026
Dubes RI Minta WNI Patuhi Aturan demi Wujudkan Bebas Visa Penuh ke Korea Selatan
Ekbis

Bukan Rp16.250 per Liter, Segini Harga Asli Pertamax Tanpa Campur Tangan Pemerintah

11 June 2026
Next Post
Unilever Raup Penjualan Rp21,4 Triliun dan Laba Rp3,4 Triliun di Semester I 2022

Unilever Raup Penjualan Rp21,4 Triliun dan Laba Rp3,4 Triliun di Semester I 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini