Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ekonom Nilai Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah dan Menahan Gejolak Harga Pangan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 December 2025
in Nasional
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG

Metapos.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan efek berantai yang lebih besar dari sekadar peningkatan gizi bagi anak sekolah dan kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Di berbagai daerah, permintaan bahan pangan untuk mendukung program ini kini mendorong aktivitas pasar lokal sekaligus menahan fluktuasi harga pangan.

 

BACA JUGA

AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah

Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?

Ekonom sekaligus pendiri Bright Institute, Awalil Rizky, menilai bahwa MBG memiliki potensi kuat sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola yang sedang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) agar manfaat program semakin merata.

 

“MBG itu bukan hanya program pemberian makanan bagi siswa dan kelompok prioritas. Kalau dijalankan dengan konsisten dan terus dibenahi, dampaknya bisa menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan,” ujar Awalil.

 

Ia menambahkan bahwa tata kelola yang baik menjadi kunci utama. Dalam hal ini, Awalil menggarisbawahi pentingnya tindak lanjut pemerintah terhadap rekomendasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

 

Pada Agustus 2025, KPPU merilis lima rekomendasi terkait pola kemitraan dalam program MBG agar pelaku usaha—terutama UMKM—dapat terlibat secara lebih luas. Implementasi rekomendasi tersebut diyakini akan menciptakan rantai pasok yang sehat, kompetitif, dan bebas dari praktik monopoli.

 

“Rekomendasi KPPU harus terus diingatkan. Tujuannya agar pasar tetap sehat, supaya tidak muncul persoalan seperti monopoli atau dominasi oleh segelintir pihak. Justru rekomendasi ini bisa mencegah masalah-masalah seperti itu sejak awal,” jelas Awalil.

 

Dari sisi fiskal, ia juga menilai bahwa anggaran besar MBG akan memberikan kontribusi signifikan terhadap realisasi belanja pemerintah di akhir tahun 2025.

 

Tak hanya dalam teori, dampak ekonomi MBG telah dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal. Salah satu contohnya adalah Tri Susanto, pedagang sayur dari Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Purbalingga. Ia sebelumnya hanya mengandalkan penjualan harian di pasar, dengan pendapatan yang tidak stabil.

 

Setelah terlibat sebagai pemasok sayuran harian untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalikajar 1, pendapatannya jauh lebih terjamin. Bahkan, banyak petani sayur di wilayahnya turut mendapat manfaat karena Tri menyerap pasokan langsung dari mereka.

 

“Saya bukan satu-satunya yang merasakan perubahan,” ungkap Tri. “Para petani juga merasakan dampaknya. Harga sayur dulu sering jatuh, tapi sejak ada MBG, permintaan naik dan harga lebih stabil.”

 

Kini, Tri bahkan mampu membuka lapangan kerja baru untuk ibu-ibu sekitar rumahnya yang membantu dalam proses membersihkan bahan pangan sebelum dikirim.

 

“Semua ikut merasakan manfaatnya,” tutup Tri dengan penuh syukur.

Tags: Dorong Perputaran Ekonomi DaerahEkonomMBGMetapos.idProgram Makan Bergizi Gratis
Previous Post

Terduga Pemerkosa di Gowa Diamuk Massa dan Diseret Keliling Kampung; Status Masih ‘Diduga’”

Next Post

Kemenhub Atur Ulang Skema Lalu Lintas dan Penyeberangan di Empat Pelabuhan Jelang Libur Nataru 2025/2026

Related Posts

AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah
Nasional

AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah

6 September 2026
Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?
Nasional

Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?

6 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung

6 September 2026
Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan
Nasional

Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan

6 September 2026
ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
Next Post
Kemenhub Atur Ulang Skema Lalu Lintas dan Penyeberangan di Empat Pelabuhan Jelang Libur Nataru 2025/2026

Kemenhub Atur Ulang Skema Lalu Lintas dan Penyeberangan di Empat Pelabuhan Jelang Libur Nataru 2025/2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini