Monday, July 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga Emas Dunia Tetap Stabil di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 November 2025
in Ekbis
Harga Emas Dunia Tetap Stabil di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Metapos.id, Jakarta – Harga emas global bergerak stabil setelah rilis data penjualan ritel Amerika Serikat menunjukkan pelemahan, memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.

Pada perdagangan Selasa waktu AS (25 November 2025) atau Rabu dini hari WIB, emas spot berada di level 4.139,79 dolar AS per ons, mendekati posisi tertinggi sejak 14 November. Sehari sebelumnya, harga emas sempat melonjak hampir 2 persen setelah sejumlah pejabat The Fed memberikan sinyal dovish terkait arah kebijakan moneter.

BACA JUGA

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga mencatat kenaikan 1,1 persen menjadi 4.140 dolar AS per ons.

Analis Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan bahwa peluang pelonggaran kebijakan moneter terus menguat. “Ada optimisme baru terkait pemangkasan suku bunga Desember setelah pernyataan dovish dari The Fed, dan data terbaru ini tampaknya tidak mengubah ekspektasi tersebut,” ujarnya mengutip Reuters.

Data penjualan ritel AS pada September tumbuh lebih rendah dari perkiraan, sementara inflasi produsen (PPI) tercatat naik 2,7 persen secara tahunan, sama seperti bulan sebelumnya. Berdasarkan data CME Group, pasar kini memperkirakan 85 persen peluang pemangkasan suku bunga bulan depan, meningkat signifikan dari 50 persen pada pekan sebelumnya. Selain itu, terdapat 65 persen peluang pemangkasan lanjutan pada Januari.

Komentar bernada dovish dari pejabat The Fed seperti Stephen Miran dan Christopher Waller turut meningkatkan keyakinan pasar akan adanya pelonggaran kebijakan.

Harga emas, yang tidak memberikan imbal hasil, biasanya mendapat dorongan ketika suku bunga menurun atau ketika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat. Analis ActivTrades, Ricardo Evangelista, menyebut bahwa ekspektasi terhadap kebijakan longgar The Fed dan kondisi global yang penuh ketidakpastian masih menjadi faktor utama yang menopang harga emas dalam jangka pendek.

Tags: EmasglobalMetapos.idstabil
Previous Post

TNI Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Misi Perdamaian ke Gaza, Menunggu Mandat PBB

Next Post

Status Ketum PBNU Gus Yahya Berakhir pada 26 November 2025

Related Posts

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Jepang Catat 5.346 Kebangkrutan Perusahaan, Beban Utang Meningkat

13 July 2026
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Produksi Rokok Indonesia Naik Tajam di Juni 2026, Ini Penyebabnya

13 July 2026
Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Ekbis

Tugu Insurance Raih GCG Awards 2026 Berkat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

13 July 2026
Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma
Ekbis

Takeda Gandeng Pemerintah RI Bangun Industri Plasma dan Obat Derivat Plasma

13 July 2026
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Pacu Transformasi Demi Dukung Swasembada Pangan
Ekbis

HUT ke-54, Petrokimia Gresik Pacu Transformasi Demi Dukung Swasembada Pangan

11 July 2026
KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan
Ekbis

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

10 July 2026
Next Post
Status Ketum PBNU Gus Yahya Berakhir pada 26 November 2025

Status Ketum PBNU Gus Yahya Berakhir pada 26 November 2025

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini