Friday, July 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

250 Ton Beras Diduga Ilegal Masuk Lewat Sabang, Kementan Langsung Segel Gudang

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
24 November 2025
in Nasional
250 Ton Beras Diduga Ilegal Masuk Lewat Sabang, Kementan Langsung Segel Gudang

Metapos.id, Jakarta — Sebanyak 250 ton beras asal Thailand diduga masuk ke Indonesia tanpa izin melalui Pelabuhan Sabang, Aceh. Setelah menerima laporan pada Minggu (23/11/2025), Kementerian Pertanian (Kementan) segera memerintahkan penyegelan gudang tempat beras itu disimpan.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul dua siang bahwa ada beras sebanyak 250 ton masuk ke Sabang tanpa izin pusat,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.

BACA JUGA

MK: Sisa Kuota Internet Bernilai Ekonomi, Negara Wajib Lindungi Hak Konsumen

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan

Amran menegaskan bahwa impor tersebut bertolak belakang dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang melarang impor beras karena stok nasional sedang mencukupi. Begitu mendapatkan informasi itu, Amran langsung berkoordinasi dengan Kapolda, Kabareskrim, dan Pangdam untuk menghentikan distribusi beras tersebut.

“Gudangnya sudah disegel dan barangnya tidak boleh keluar,” tegasnya.

Ia juga mengungkap adanya indikasi bahwa pemasukan beras itu sudah direncanakan sejak awal, sebab izin impor dari Thailand ternyata telah keluar sebelum rapat koordinasi digelar di Jakarta pada 14 November. Amran menolak alasan bahwa harga beras dari Thailand dan Vietnam lebih murah, mengingat dalam dua tahun terakhir Indonesia sudah mengimpor lebih dari 7 juta ton dengan nilai gabungan beras–jagung mencapai Rp100 triliun.

Amran menegaskan seluruh pejabat harus mengikuti instruksi Presiden. Ia memastikan stok beras nasional lebih dari cukup, dengan cadangan mencapai 402 ribu ton untuk kebutuhan tiga bulan ke depan.

Kementan akan menyelidiki siapa pihak yang berupaya meloloskan pemasukan beras tersebut. “Kalau terbukti ada Dirjen yang meloloskan, hari ini juga selesai jabatannya,” katanya.

Gudang yang digunakan untuk menampung beras ilegal itu diketahui milik PT Multazam Sabang Group dan sudah diberi garis polisi. Amran menambahkan bahwa investigasi serupa juga sedang dilakukan di Batam, meski masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

“Stok kita cukup. Kalau masih mengambil dari luar negeri, nasionalismenya dipertanyakan,” ujarnya. Amran memastikan beras tersebut tidak akan didistribusikan sampai proses hukum selesai.

Tags: Amran SulaimanBerasKabareskrimMetapos.idSabangThailand
Previous Post

GoTo Umumkan Rencana Pergantian Struktur Kepemimpinan Perusahaan

Next Post

Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

Related Posts

MK: Sisa Kuota Internet Bernilai Ekonomi, Negara Wajib Lindungi Hak Konsumen
Nasional

MK: Sisa Kuota Internet Bernilai Ekonomi, Negara Wajib Lindungi Hak Konsumen

23 July 2026
Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan
Nasional

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Demi Fokus Pulihkan Kesehatan

23 July 2026
Eks Dirut KBS Diduga Selewengkan Dana Rp10,2 Miliar, Satwa Kurus hingga Sekarat
Nasional

Eks Dirut KBS Diduga Selewengkan Dana Rp10,2 Miliar, Satwa Kurus hingga Sekarat

23 July 2026
Hadapi Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan, Hotman Paris Mengaku Tak Khawatir
Nasional

Hadapi Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan, Hotman Paris Mengaku Tak Khawatir

23 July 2026
Tiga Warga Sipil Jadi Korban di Yahukimo, TNI Selidiki dan Buru Pelaku
Nasional

Tiga Warga Sipil Jadi Korban di Yahukimo, TNI Selidiki dan Buru Pelaku

23 July 2026
Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf yang Namanya Mencuat dalam Dugaan Penculikan
Nasional

Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf yang Namanya Mencuat dalam Dugaan Penculikan

23 July 2026
Next Post
Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

Empat Langkah Perusahaan untuk Mempercepat Eksekusi Operasional di 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini