Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

BMKG: Potensi Hujan Lebat di Jakarta Masih Berlangsung hingga 10 November, Warga Diminta Waspada

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
1 November 2025
in Nasional
BMKG: Potensi Hujan Lebat di Jakarta Masih Berlangsung hingga 10 November, Warga Diminta Waspada

Metapos.id, Jakarta– Hujan deras disertai angin kencang belakangan ini kerap melanda sejumlah wilayah di Jakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan berlangsung hingga 10 November 2025.

“Kami, BMKG, memprakirakan potensi hujan lebat disertai angin kencang masih dapat terjadi hingga Dasarian I bulan November, terutama pada sore hingga malam hari,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, Sabtu (1/11/2025).

BACA JUGA

Mengapa Koruptor Kerap Mengulangi Perbuatannya? Ini Kata Sosiolog

Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung, ETLE Dirombak

Menurutnya, wilayah Jabodetabek saat ini berada dalam zona atmosfer yang cukup aktif. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem.

“Wilayah Jabodetabek termasuk dalam zona yang cukup aktif secara meteorologis. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi banjir, pohon tumbang, dan sambaran petir,” kata Guswanto.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena saat ini cuaca berada dalam masa peralihan musim atau pancaroba.

“Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi merupakan bagian dari dinamika cuaca di masa pancaroba. Fenomena ini umum terjadi saat transisi dari musim kemarau ke musim hujan, ketika atmosfer menjadi sangat labil dan memicu pembentukan awan konvektif secara intens,” jelasnya.

 

Tags: BMKGCuacaGuswantoJabodetabekMetapos.id
Previous Post

Aqua Protes Pernyataan ‘Sumur Bor’, Dedi Mulyadi Bertahan Demi Harga Diri

Next Post

Wali Kota Sorong Papua Dukung MBG, Tapi Butuh Pendidikan Gratis dan Dokter Spesialis

Related Posts

Mengapa Koruptor Kerap Mengulangi Perbuatannya? Ini Kata Sosiolog
Nasional

Mengapa Koruptor Kerap Mengulangi Perbuatannya? Ini Kata Sosiolog

17 September 2026
Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung, ETLE Dirombak
Nasional

Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung, ETLE Dirombak

17 September 2026
Dua Tahun, Enam Kali Reshuffle: Apa Target Prabowo?
Nasional

Dua Tahun, Enam Kali Reshuffle: Apa Target Prabowo?

17 September 2026
Hendri Satrio: Tekanan Publik Bisa Dorong Evaluasi Program MBG
Nasional

Hendri Satrio: Tekanan Publik Bisa Dorong Evaluasi Program MBG

16 September 2026
Gaji PNS Berpotensi Pindah ke Himbara, Ini Dampaknya bagi BPD
Nasional

Gaji PNS Berpotensi Pindah ke Himbara, Ini Dampaknya bagi BPD

16 September 2026
Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Bangun Musala
Nasional

Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Bangun Musala

16 September 2026
Next Post
Wali Kota Sorong Papua Dukung MBG, Tapi Butuh Pendidikan Gratis dan Dokter Spesialis

Wali Kota Sorong Papua Dukung MBG, Tapi Butuh Pendidikan Gratis dan Dokter Spesialis

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini