Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Presiden Prabowo Batalkan Kunjungan ke China, Pilih Fokus Tangani Situasi Dalam Negeri

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
1 September 2025
in Nasional
Presiden Prabowo Batalkan Kunjungan ke China, Pilih Fokus Tangani Situasi Dalam Negeri

Metapos.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi membatalkan rencana kunjungan kenegaraannya ke Beijing, China, yang semula dijadwalkan pada awal September 2025. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo sejatinya akan bertemu Presiden Xi Jinping sekaligus menghadiri parade militer besar yang digelar pada 3 September. Namun, dinamika politik dan keamanan di dalam negeri membuatnya memutuskan untuk tetap berada di tanah air.

 

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi pembatalan tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo lebih memilih untuk memantau langsung perkembangan situasi nasional, khususnya di sejumlah daerah yang dalam beberapa hari terakhir dilanda aksi massa. Menurutnya, stabilitas di dalam negeri menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditinggalkan.

 

“Presiden menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Tiongkok atas perubahan agenda ini. Beliau menilai penting untuk berada di tengah rakyat dan mengawasi langsung penyelesaian persoalan domestik,” ujar Prasetyo.

 

Prioritas Domestik di Tengah Undangan Internasional

Langkah Presiden Prabowo ini disebut sebagai bentuk komitmen untuk menempatkan kepentingan nasional di atas segalanya. Selain agenda di China, Presiden juga dijadwalkan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York pada 23 September mendatang. Namun, fokus utama tetap pada upaya menjaga ketertiban di dalam negeri di tengah meningkatnya eskalasi demonstrasi.

 

Prasetyo menambahkan, keputusan Presiden mencerminkan sikap tegas bahwa pemimpin negara harus hadir secara langsung ketika rakyat menghadapi keresahan. “Agenda luar negeri bisa ditunda, tetapi tanggung jawab menjaga stabilitas dalam negeri harus diprioritaskan,” tegasnya.

 

Latar Belakang Situasi Nasional

Seperti diketahui, sejak akhir Agustus sejumlah kota besar di Indonesia dilanda gelombang aksi massa. Demonstrasi berlangsung di Jakarta, Bandung, Makassar, Semarang, Surabaya, Solo, hingga Yogyakarta.

 

Di Jakarta, suasana memanas pada 28 Agustus 2025 setelah insiden tragis menimpa seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan. Pemuda berusia 21 tahun itu tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Bendungan Hilir saat terjadi bentrokan antara aparat dan massa. Tragedi ini memperluas spektrum protes, dari isu tunjangan DPR hingga kritik terhadap tindakan represif aparat.

 

Situasi itulah yang mendorong Presiden untuk memutuskan tetap berada di Indonesia guna memastikan penanganan krisis berjalan cepat dan tepat.

 

Agenda Penting yang Terlewat di Beijing

Dengan batalnya kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melewatkan kesempatan menghadiri parade militer besar di Beijing yang dihadiri oleh 25 kepala negara, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Acara itu digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok dalam Perang Melawan Jepang sekaligus Perang Dunia II.

 

Meskipun tidak hadir, undangan tersebut menunjukkan posisi strategis Indonesia di mata dunia. Pemerintah menilai hubungan diplomatik dengan China tetap terjaga, meski Presiden Prabowo harus menunda kehadirannya.

Tags: MensesnegMenteri Sekretaris NegaraMetapos.idPrabowoPrasetyo Hadi
Previous Post

Presiden Prabowo dan Ketua Umum Parpol Gelar Pertemuan di Istana, Bahas Stabilitas Politik di Tengah Aksi Massa

Next Post

Presiden Pimpin Rapat Kabinet Bahas Penanganan Situasi Nasional

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post

Presiden Pimpin Rapat Kabinet Bahas Penanganan Situasi Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini