Monday, May 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BEI: Dua Perusahaan Lighthouse Siap IPO di Penghujung 2025

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
12 August 2025
in Ekbis
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk Berkode Saham LAJU Resmi Tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Jakarta, Metapos.id – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkapkan, dua perusahaan kategori lighthouse dijadwalkan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada akhir tahun 2025.

Adapun perusahaan lighthouse atau mercusuar merupakan emiten yang ditargetkan BEI untuk melantai setiap tahunnya.

BACA JUGA

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

Kategori ini mencakup perusahaan dengan kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun dan kepemilikan publik (free float) setidaknya 15 persen.

“Sudah ada enam calon perusahaan tercatat yang ada di BEI, di mana dua itu adalah kategori lighthouse,” ujar Iman Rachman dalam konferensi pers HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia, Senin, 11 Agustus.

Pada tahun ini, target perusahaan lighthouse yang IPO adalah lima perusahaan. Meski begitu hingga akhir tahun jumlahnya bisa mencapai enam perusahaan.

Sebelumnya, BEI menargetkan lima perusahaan lighthouse akan melakukan IPO tahun ini, meski demikian hingga akhir tahun jumlahnya bisa mencapai enam perusahaan.

Adapun, hingga saat ini sudah ada empat perusahaan lighthouse yang telah resmi mencatatkan sahamnya di bursa, yaitu PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

Iman menambahkan, data yang saat ini digunakan belum mencakup laporan keuangan per Juni, sehingga jumlah emiten baru dengan kategori lighthouse masih berpotensi bertambah menjadi lima hingga enam perusahaan sehingga melampaui target awal lima perusahaan lighthouse.

“Sampai saat ini, belum pakai buku Juni ya, itu ada 6 calon perusahaan tercatat yang ada di bursa, di mana 2 itu adalah kategori lighthouse. Jadi mudah-mudahan kalau ini jalan paling ada 4 tambah 2 mungkin lebih dari 5, tapi kita ada 6 (lighthouse),

Dia menambahkan, dua dari enam calon perusahaan yang tengah dalam proses pencatatan berasal dari sektor basic materials, satu dari sektor transportasi dan logistik, dua dari sektor industri, dan satu dari sektor keuangan.

“Itu enam calon perusahaan tercatat,” kata Iman.

Sebelumnya, Iman juga sempat mengungkap bahwa ada perusahaan milik salah satu konglomerat nasional yang akan melakukan IPO pada semester kedua 2025.

Namun, ia belum memberikan detail lebih lanjut terkait sektor maupun identitas perusahaan tersebut.

Tags: BEIIPOMetapos.id
Previous Post

Bulog: Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 3,9 Juta Ton

Next Post

Pendiri Nippon Paint, Goh Cheng Liang, Wafat di Usia 98 Tahun, Tinggalkan Kekayaan Rp 221 Triliun

Related Posts

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records
Ekbis

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

17 May 2026
Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
Next Post
Pendiri Nippon Paint, Goh Cheng Liang, Wafat di Usia 98 Tahun, Tinggalkan Kekayaan Rp 221 Triliun

Pendiri Nippon Paint, Goh Cheng Liang, Wafat di Usia 98 Tahun, Tinggalkan Kekayaan Rp 221 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini