Monday, May 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kemenperin Beberkan Dampak Mengerikan Perang Iran-Israel bagi Industri Nasional

Afizahri by Afizahri
3 July 2025
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Jakarta, Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan, sejumlah dampak dari adanya konflik geopolitik antara Iran dan Israel. Dampak itu mulai dari adanya potensi kenaikan harga energi, berkurangnya ketersediaan bahan baku yang menggangu rantai pasok global hingga ancaman ketidakpastian perekonomian.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, ketika Iran mengancam menutup Selat Hormuz, merupakan jalur perairan yang dilalui sekitar 20 barel minyak mentah dan bahan bakar per hari (bpd) global akan mengancam keberlangsungan industri nasional.

BACA JUGA

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

“Energi ini menjadi sumber produksi di sektor industri. Kondisi inilah yang mengancam juga kelangsungan industri nasional kami, seperti industri padat karya, tekstil, elektronik rumah tangga hingga komponen atau optik yang saat ini sedang menghadapi penurunan permintaan ekspor,” ujar Faisol dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juli.

“Penurunan permintaan ekspor ini juga bukan tanpa alasan. Ketegangan global yang kami hadapi bukan hanya di sisi produksi, tetapi juga kelompok ekspor mengalami tantangan besar,” sambungnya.

Menurut Faisol, ketegangan geopolitik di Timur Tengah tersebut juga telah menimbulkan instabilitas jalur perdagangan energi global.

“Geopolitik global juga menunjukkan ketidakpastian terhadap arus investasi asing masuk ke Indonesia. Tekanan ini berisiko mendorong terjadinya capital outflow, terutama akibat respons kebijakan moneter negara maju semakin ketat,” ucap dia.

Pada situasi seperti ini, menurut Faisol, investor cenderung bersikap hati-hati dan memunculkan tekanan terhadap stabilitas ekonomi dan industri dalam negeri.

Selain itu, Faisol bilang, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina juga turut memperparah kondisi industri dalam negeri.

Pasalnya, banyak produk Cina yang tidak mendapatkan akses pasar ke AS justru membanjiri pasar industri dalam negeri dengan harga yang cukup murah.

“Produk dalam negeri terdesak oleh barang-barang impor Tiongkok yang hari ini kehilangan akses, kurang mendapatkan akses ke pasar besar mereka di AS,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Pemerintah perlu mengambil langkah strategis melindungi pasar domestik sekaligus memanfaatkan peluang ekspansi ekspor yang terbuka di pasar global,” pungkasnya.

Tags: KemenperinMetapos.idPerang Iran israel
Previous Post

BEI Dorong Kesiapan IPO Melalui Pendampingan dan Kajian Strategis

Next Post

Penurunan PMI Manufaktur RI Berpotensi Tingkatkan PHK, Ini Kata Menaker Yassierli

Related Posts

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records
Ekbis

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

17 May 2026
Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
Next Post
Penurunan PMI Manufaktur RI Berpotensi Tingkatkan PHK, Ini Kata Menaker Yassierli

Penurunan PMI Manufaktur RI Berpotensi Tingkatkan PHK, Ini Kata Menaker Yassierli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini