Tuesday, June 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menkeu Sri Mulyani: Pembangunan Daerah Tak Harus Bergantung pada APBD dan APBN

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
24 February 2025
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Jakarta, Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati turut mendorong kepala daerah untuk berinovasi dalam membiayai pembangunan lantaran pemerintah daerah (Pemda) tanpa harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adapun hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara pada Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

BACA JUGA

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

“Di banyak negara, membangun berbagai infrastruktur itu enggak selalu 100 persen APBD atau APBN, karena kalau mau nungguin APBD atau APBN, itu bisa lama banget,” jelasnya dalam keterangannya, Senin, 24 Februari.

Sri Mulyani menjelaskan, terdapat banyak skema pembiayaan yang dapat dikolaborasikan dengan berbagai pihak termasuk sektor swasta dan turut mengapresiasi Pemda yang telah berkreasi dalam membiayai pembangunan karena langkah ini membutuhkan komitmen dari para pemangku kepentingan.

Namun, Sri Mulyani menegaskan apabila pembangunan infrastruktur hanya mengandalkan APBD maupun APBN, maka prosesnya akan memakan waktu lama sebab pembangunan tersebut nantinya akan bergantung terhadap kondisi keuangan negara.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyampaikan teradapat berbagai sektor pembangunan infrastruktur yang dapat dikolaborasikan dengan skema pembiayaan inovatif.

Menurutnya, selama pembangunan tersebut bisa menghasilkan pendapatan, maka pembiayaan inovatif dapat dilakukan seperti penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan layanan rumah sakit.

“Itu sebetulnya bisa dibangun oleh pihak swasta dengan instrumen pembiayaan yang kreatif,” ujarnya.

Sri Mulyani menyampaikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), telah membuat berbagai instrumen untuk melahirkan kreativitas dalam pembiayaan pembangunan karena itu, pembangunan infrastruktur tetap dapat dilakukan oleh daerah meski jumlah APBD-nya terbatas asal mau berinovasi.

“Tapi memang itu perlu banyak kerja keras, komitmen-komitmen, dan juga keahlian dari sisi keuangan,” ujarnya.

Sri Mulyani menegaskan jika pemerintah daerah ragu melakukan kreativitas pembiayaan agar dapat berkonsultasi kepada pihak terkait, termasuk Kemenkeu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), maupun aparat penegak hukum.

Oleh sebab itu, Ia meyakinkan Pemda agar tak perlu khawatir, selama langkah yang diambil untuk mendukung pembangunan.

“Kalau benar-benar mau membangun untuk sesuatu yang create growth, menciptakan pertumbuhan, kesempatan kerja, perbaikan kesejahteraan, menurut saya kita semuanya bisa bekerja,” ujarnya

Sri Mulyani berharap retret yang digelar Kemendagri tersebut menjadi momentum bagi para kepala daerah untuk saling berkomunikasi, sekaligus melihat instrumen yang dapat dikolaborasikan satu sama lain.

Ia menambahkan pihaknya akan terus mendukung kepala daerah agar dapat bekerja dengan baik dalam membangun daerahnya masing-masing.

“Kementerian Keuangan akan terus mendukung agar Bapak dan Ibu sekalian sukses menjaga daerah, membangun daerah, menggunakan keuangan baik APBD dan APBN, keuangan negara secara baik sebagai instrumen penting dalam memajukan Indonesia,” tandasnya.

Tags: APBDAPBNMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Pekan Sarapan Nasional 2025: SIMBA Pecahkan Rekor MURI Sarapan Sereal Peserta Terbanyak di Indonesia

Next Post

Dony Oskaria: Seluruh BUMN akan Masuk Danantara di Maret 2025

Related Posts

Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun, Gelar Parade Juara Liga Premier
Ekbis

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

1 June 2026
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik
Ekbis

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

1 June 2026
Kolaborasi Lisa, Anitta, dan Rema Ramaikan Piala Dunia FIFA 2026
Ekbis

Pemerintah Yakin Rupiah Pulih Seiring Kuatnya Ekonomi Nasional

1 June 2026
Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Ekbis

Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

31 May 2026
Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani
Ekbis

Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani

30 May 2026
BUMA International Catat Pemulihan Kinerja di Tengah Musim Hujan
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Lansia Indonesia

30 May 2026
Next Post
Dony Oskaria: Seluruh BUMN akan Masuk Danantara di Maret 2025

Dony Oskaria: Seluruh BUMN akan Masuk Danantara di Maret 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini