• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, March 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

RI Butuh Rp1.000 Triliun untuk Listrik 10 Tahun ke Depan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
21 November 2024
in Ekbis
Akselerasi Ekosistem Electrifying Tourism, PLN Selesaikan 3 Infrastruktur di Buton
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, Indonesia membutuhkan setidaknya Rp1.000 triliun untuk sistem kelistrikan dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

Dia merinci, jumlah tersebut akan digunak untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan berupa transmisi dan pembangkit listrik.

“Untuk kebutuhan pembangkit untuk 10 tahun ke depan, kita membutuhkan investasi sekitar Rp600 triliun. Sementara untuk jaringan, kita membutuhkan investasi sekitar Rp400 triliun. Jadi nanti untuk setiap tahapan, itu nanti kita akan mencoba untuk mendetailkan,” ujar Yuliot saat ditemui di JCC, Rabu, 20 November.

Yuliot menambahkan, penambahan pembangkit ini perlu dilakukan karena sejalan dengan terus meningkatnya permintaan listrik dari tahun ke tahun. Untuk itu dirinya menilai diperlukan adanya penambahan pembangkit listrik dengan nilai investasi mencapai Rp400 triliun.

“Untuk pembangkit, untuk 10 tahun ke depan, ya kita sudah memiliki perencanaan. Itu nanti akan disampaikan oleh Pak Dirjen Ketenagalistirikan,” imbuh Yuliot.

Lebih lanjut ia menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan pembahasan terkait pihak yang akan melaksanakan proses penambahan pembangkit. Pemerintah mempertimbangkan penambahan tersebut akan dilakukan oleh PLN atau akan dilakukan oleh mitra maupun pemerintah.

“Jadi bagaimana untuk detailnya, pelaksanaan itu apakah dilakukan oleh PLN, atau dilakukan oleh Mitra, atau juga sebagian akan dilakukan oleh pemerintah, itu juga lagi dalam perhitungan,” terang Yuliot.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P Hutjulu menyebut dalam waktu 10 tahun ke depan, Indonesia akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 68 Giga Watt (GW).

Adapun 47 GW pembangkit tersebut berasal dari sumber ENergi Baru Terbarukan (EBT)

“Kita lagi menyiapkan RUPTL baru, lagi intensif untuk dibahas antara pemerintah dan PLN. Jadi 10 tahun ke depan kita akan membangun 68 GW, 47 GW itu dari Renewable,” tandas Jisman.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: ListrikMetapos.idWamen ESDM
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

by Taufik Hidayat
20 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama kembali terjadi pada tahun 2026. Muhammadiyah...

Rismon Berubah Pandangan, Roy Suryo Curigai Ada Intimidasi

Rismon Berubah Pandangan, Roy Suryo Curigai Ada Intimidasi

by Taufik Hidayat
20 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Roy Suryo kembali menanggapi perubahan sikap Rismon Hasiolan Sianipar. Kali ini, Rismon menyatakan bahwa ijazah Presiden ke-7...

Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Harus Diusut Tuntas

Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Harus Diusut Tuntas

by Taufik Hidayat
20 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Diduga Kena Serangan Iran, F-35 AS Gagal Misi dan Mendarat Darurat

Diduga Kena Serangan Iran, F-35 AS Gagal Misi dan Mendarat Darurat

by Taufik Hidayat
20 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sebuah pesawat tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat dilaporkan melakukan pendaratan darurat di salah satu pangkalan militer...

Next Post
Peluncuran IM3 Platinum

Peluncuran IM3 Platinum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

IM3 Persembahkan Collabonation Tour, Konser Musik Keliling Indonesia untuk Rasakan Langsung Jaringan Baru IOH

IM3 Persembahkan Collabonation Tour, Konser Musik Keliling Indonesia untuk Rasakan Langsung Jaringan Baru IOH

23 June 2022
Mandiri Capital Indonesia Umumkan Lima Startup Terpilih Program Zenith Akselerator 2025

Mandiri Capital Indonesia Umumkan Lima Startup Terpilih Program Zenith Akselerator 2025

20 February 2025

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Sidang Isbat: Bukan Soal Hilal, Tapi Soal Legitimasi Negara

Sidang Isbat: Bukan Soal Hilal, Tapi Soal Legitimasi Negara

16 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini