Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga BBM Turun jadi Salah Satu Penyebab Deflasi RI pada September 2024

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 October 2024
in Ekbis
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

Jakarta, Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu penyebab deflasi. Lantaran, harga BBM non-subsidi turun pada September 2024.

Untuk diketahui, pada September 2024 terjadi deflasi sebesar 0,12 persen secara bulanan atau month to month (mom) atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2024 sebesar 0,03 persen.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan deflasi pada September 2024 lebih dalam jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2024.

“Terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 106,06 pada Agustus 2024 menjadi 105,93 pada September 2024,” ucapnya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa, 1 Oktober.

Amalia menyampaikan terjadi penyesuaian harga BBM pada september 2024. Dimana BBM yang mengalami penurunan harga adalah bahan bakar khusus non subsidi, dimana harga bensin sebesar 0,72 persen dan solar 0,74 persen.

“Kami mencatat komuditas bensin dan solar mengalami deflasi pada september 2024 dan tingkat deflasinya masing-masing adalah sebesar 0,72 persen dan 0,74 persen,” ujarnya.

Amalia menyampaikan penurunan harga bensin menyumbang deflasi dengan andil deflasi 0,04 persen, dan tingat deflasi bensin pada september 2024 relatif yang terdalam jika dibandingkan sejak desember 2023.

Selain itu, Amalia menyampaikan secara historis deflasi pada September 2024 merupakan yang terdalam dibandingkan bulan yang sama dalam 5 tahun terakhir. Dengan tingkat andil sebesar 0,12 persen.

Menurut Amalia deflasi selama 5 bulan terakhir disumbangkan oleh penurunan harga daging ayam ras.

“Dalam 5 bulan terakhir komoditas daging ayam ras masuk dalam 5 besar komoditas utama yang menyumbang andil deflasi dengan tingkat deflasi dan andil deflasi september 2024 sebesar 1,18 persen dan 0,02 persen,” ujarnya.

Amalia menyampaikan deflasi dalam 5 bulan terakhir terlihat secara umum disumbangkan oleh penurunan harga komoditas bergejolak.

Adapun kelompok makanan, minuman dan tembakau dan menjadi penyumbang utama deflasi pada September 2024 bahkan deflasi pada kelompok ini sudah terjadi selama 6 bulan berturut-turut sejak april 2024.

“Tingkat deflasi September 2024, kelompok makanan-minuman dan tembakau merupakan deflasi September yang terdalam sepanjang 2020-2024 dengan tingkat deflasi sebesar 0,59 persen dan andil deflasi 0,17 persen,” ungkapnya.

Sementara, secara tahunan atau year on year (yoy) terjadi inflasi pada September 2024 sebesar 1,84 persen. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan September 2023 sebesar 2,28 persen.

Tags: DeflasiHarga BBMMetapos.id
Previous Post

Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Oktober

Next Post

Perluas Ekosistem Digital di Sektor Transportasi, Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan KAI Group

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Perluas Ekosistem Digital di Sektor Transportasi, Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan KAI Group

Perluas Ekosistem Digital di Sektor Transportasi, Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan KAI Group

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini