Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Obligasi Indonesia Bakal Terimbas Positif dari Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 October 2024
in Ekbis
Obligasi Indonesia Bakal Terimbas Positif dari Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Jakarta , Metapos.id – Senior Investment Strategist DBS Daryl Ho memproyeksikan obligasi Indonesia bakal terimbas positif secara signifikan dari pemangkasan suku bunga The Fed, yang diperkirakan terjadi pada November 2024.

Sebab, pemangkasan suku bunga memengaruhi imbal hasil, sementara imbal hasil bergerak berlawanan dengan harga obligasi.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Ini akan menjadi hal positif dari sisi capital gain, pada obligasi. Imbal hasil naik karena harga obligasi bergerak berlawanan dengan imbal hasil,” kata Daryl dalam media briefing DBS, Selasa, 1 Oktober.

Turunnya Fed Fund Rate (FFR) juga berpotensi melemahkan dolar AS. Kondisi ini dinilai bisa menguntungkan Indonesia yang memiliki posisi utang luar negeri cukup besar. Bila dolar AS melemah, utang luar negeri yang perlu dibayar oleh Indonesia menjadi lebih ringan.

“Jika dolar AS tetap kuat, maka akan lebih menantang bagi Indonesia untuk membayar utang. Sementara, jika dolar AS melemah karena pemangkasan suku bunga The Fed, maka kemampuan Indonesia membayar utang menjadi lebih baik,” jelas dia.

Terlebih, obligasi Indonesia memiliki peringkat kredit BBB, sehingga menawarkan keuntungan yang menarik bagi investor dengan risiko yang relatif terukur.

Obligasi dengan tenor 7 sampai 10 tahun yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan Indonesia juga menambah daya tarik untuk investor, lantaran menawarkan pengembalian yang stabil dalam jangka panjang.

Di sisi lain, Senior Investment Strategist DBS Joanne Goh menilai pasar ekuitas ASEAN juga bakal terdampak positif, tak terkecuali Indonesia.

Pelonggaran moneter AS dan pemangkasan FFR akan mendorong percepatan arus modal masuk ke negara berkembang, termasuk ASEAN, terutama sektor-sektor seperti perusahaan besar (blue-chip).

Sektor perbankan disebut akan menjadi penerima manfaat utama, karena menjadi yang mendominasi pasar ekuitas di Indonesia dengan komposisi sekitar 30 persen. Hal serupa juga terjadi di Singapura, Thailand, dan Malaysia.

“Bank akan mendapat manfaat dari peningkatan likuiditas akibat suku bunga yang rendah. Meskipun penurunan suku bunga dapat memberikan tekanan pada profitabilitas bank, jika ekonomi ASEAN tetap kuat, maka peningkatan likuiditas akan mendukung pertumbuhan,” jelas Joanne.

Sektor lainnya, seperti DIRE atau Dana Investasi Real Estat, di kawasan ASEAN juga diyakini akan mendapat keuntungan dari pemangkasan suku bunga The Fed.

Joanne juga berpendapat Indonesia menjadi salah satu pasar utama yang diuntungkan dari strategi China Plus One, di mana investasi asing langsung (FDI) dialihkan ke negara-negara selain China. Indonesia juga akan mendapatkan keuntungan dari permintaan domestik yang kuat dan penurunan suku bunga, yang akan mendorong konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.

“Secara keseluruhan, Indonesia adalah salah satu pasar favorit DBS di ASEAN,” tuturnya.

Tags: Metapos.idObligasiSuku bunga
Previous Post

Selebrasi Seru! Bank Mandiri Rayakan HUT ke-26 dengan Program Spesial Khusus Nasabah

Next Post

Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Oktober

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Proyek Strategis Nasional Gunakan Produk Dalam Negeri, Capaian TKDN Pertamina Capai 60 Persen

Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Oktober

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini