• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, March 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Indef Sebut BI Harus Segera Pangkas Suku Bunga Acuan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 September 2024
in Ekbis
Kredit Loyo Akibat Suku Bunga Naik? Tenang, BI Siapkan Insentif Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Bank Indonesia (BI) perlu untuk segera memangkas suku bunga acuan atau BI-Rate.

Pasalnya, suku bunga acuan BI saat ini terbilang berada pada level yang tinggi, yakni sebesar 6,25 persen. Padahal, kondisi perekonomian mulai menunjukkan pergerakan yang lebih baik.

“Karena suku bunga kita tinggi serta tanda-tanda global yang dikhawatirkan Pemerintah dan BI makin mereda, kita butuh penurunan suku bunga saat ini,” ujar Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto dalam diskusi virtual Indef, Kamis 12 September.

Dorongan Indef agar Pemerintah menurunkan suku bunga utamanya dipengaruhi oleh tiga urgensi.

Pertama, sektor riil membutuhkan sinyal relaksasi moneter untuk mulai melakukan ekspansi.

Menurut Eko, optimisme Pemerintah bahwa perekonomian akan membaik ke depannya perlu dibuktikan dengan sinyal yang bisa memberikan kepastian. Bagi sektor riil, sinyal tersebut bisa berupa kebijakan relaksasi moneter oleh BI.

“Pro-growth dilakukan melalui kebijakan makroprudensial, tapi bagi saya itu tidak cukup. Butuh kejelasan lagi mengenai sinyal relaksasi moneternya,” tambah dia.

Urgensi berikutnya yaitu untuk menghambat tanda-tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan proyeksi Indef, ada kemungkinan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2024 terjun ke bawah level 5 persen, lantaran telah terjadi perlambatan dari triwulan I sebesar 5,1 persen lalu berlanjut menjadi 5,05 persen pada triwulan berikutnya.

“Kami mengkhawatirkan itu, tapi jangan sampai ini terjadi. Salah satu yang bisa mengangkat kembali ekonomi adalah sinyal moneter,” tutur Eko.

Adapun urgensi terakhir adalah menyambut transisi kepemimpinan dengan optimisme perekonomian. Biasanya, kata Eko, masa awal transisi pemerintahan digencarkan dengan berbagai kinerja positif ekonomi. Namun, tanpa langkah yang tepat, kinerja positif itu berpotensi hanya berlangsung singkat dan meredupkan optimisme dari pelaku pasar.

Sementara saat ini, sejumlah kondisi ekonomi memberikan sinyal yang positif. Misalnya, inflasi Amerika Serikat (AS) cenderung turun sehingga makin melebarkan peluang penurunan suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate (FFR).

Kemudian, tensi geopolitik terbilang lebih landai. meski sejumlah isu konflik masih terjadi, namun kecenderungannya menunjukkan situasi yang mereda. Kondisi ini membuka momentum untuk menggerakkan sektor riil.

Dari sisi domestik, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS beberapa kali mengalami penguatan, diimbangi dengan posisi cadangan devisa yang meningkat menjadi 150,2 miliar dolar AS per Agustus.

“Dengan perkembangan terkini, harus kita sambut. Jangan terlalu lama menunggu,” katanya.

Dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Bulan Agustus 2024, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan BI untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 6,25 persen sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen pada 2024 dan 2025.

Keputusan tersebut tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability, yaitu untuk penguatan lebih lanjut stabilisasi nilai tukar rupiah.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Bank IndonesiaIndefMetapos.idSuku bunga
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Strategi 5 Brand di Tokopedia dan TikTok Shop Dongkrak Penjualan Saat Ramadan

Strategi 5 Brand di Tokopedia dan TikTok Shop Dongkrak Penjualan Saat Ramadan

by Rahmat Herlambang
2 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bulan Ramadan kembali menjadi periode krusial bagi pelaku usaha untuk mendorong performa bisnis. Tokopedia dan TikTok Shop mencatat,...

Repricing Asuransi Kesehatan: Strategi Menjaga Keberlanjutan Perlindungan di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Repricing Asuransi Kesehatan: Strategi Menjaga Keberlanjutan Perlindungan di Tengah Lonjakan Biaya Medis

by Rahmat Herlambang
2 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Industri asuransi kesehatan, baik di Indonesia maupun global, tengah menghadapi tantangan besar. Dinamika ekonomi, perubahan kebutuhan masyarakat,...

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

by Taufik Hidayat
2 March 2026
0

Metapos id, Jakarta - Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 kini dapat merasa lebih tenang. Kepolisian Republik Indonesia...

Mengenang Try Sutrisno, Jenderal TNI yang Menapaki Jalan dari Revolusi ke Istana

IHSG Anjlok Lebih dari 2%, Emiten Energi Malah Bersinar

by Desti Dwi Natasya
2 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah saham sektor minyak dan gas (migas) mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Senin pagi, meski Indeks Harga...

Next Post
Jadi Lebih Adaptif dan Solutif: Fitur Livin’ Sukha Permudah Semua Kebutuhan Finansial hingga Hiburan

Jadi Lebih Adaptif dan Solutif: Fitur Livin' Sukha Permudah Semua Kebutuhan Finansial hingga Hiburan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Neraca Dagang Perikanan Surplus 5 Miliar Dolar AS

Neraca Dagang Perikanan Surplus 5 Miliar Dolar AS

30 December 2022
Luhut Mengaku Kantongi Identitas Pelaku Ekspor Nikel Ilegal

Luhut Mengaku Kantongi Identitas Pelaku Ekspor Nikel Ilegal

7 September 2023

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini