Monday, September 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dari Padang untuk Indonesia: PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk(SPRE), Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia

Afizahri by Afizahri
3 July 2024
in Ekbis
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk Berkode Saham LAJU Resmi Tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Jakarta , Metapos.id – Dalam upayanya untuk melebarkan bisnisnya PT Soraya Berjaya Indonesia (“Perseroan”) dengan kode saham ‘SPRE’, mengambil langkah besar dengan menginisiasi Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Perseroan resmi menunjuk PT MNC Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Perseroan telah menjalani masa penawaran awal (bookbuilding) yang dilaksanakan pada 10 – 12 Juni 2024.

Selanjutnya Perseroan akan
melaksanakan proses penawaran umum (public offering) yang akan dilaksanakan pada 27 Juni – 1 Juli 2024, dan akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Juli 2024 sebagai perusahaan
pertama asal Padang, Sumatera Barat yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Dengan IPO ini,Perseroan membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dalam catatan sejarah Perseroan.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen


Perseroan menawarkan sebanyak 240.000.000 (dua ratus empat puluh juta) Saham Baru, dengan nilai nominal Rp25,- per saham, yang ditawarkan pada harga penawaran sebesar Rp125,- per
saham, dan total nilai Penawaran Umum mencapai sebanyak Rp30.000.000.000,- (tiga puluh miliar Rupiah).
Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk:

  1. Sekitar 90,71% (Sembilan puluh koma tujuh satu persen) akan digunakan untuk membeli
    persediaan kebutuhan bahan baku produksi, seperti Kain Katun CVC, Dakron (Bed Cover),
    Dakron (Badan Bantal), Busa, dan Retsleting.
  2. Sekitar 9,29% (sembilan koma dua sembilan persen) akan digunakan untuk pembelian
    mesin baru dan kendaraan operasional, yang terdiri dari:
    a. Sekitar 43,36% (empat puluh tiga koma tiga enam persen) akan digunakan untuk
    pembelian mesin untuk menunjang kegiatan produksi, seperti Mesin Jahit Pleating, Mesin
    Bed Cover, Mesin Jahit, Mesin Carding Bantal, Mesin Blower Bantal, Mesin Press Bantal, Mesin
    Obras, Mesin Zigzag hingga Mesin Sirsak.
    b. Sekitar 56,64% (lima puluh enam koma enam empat persen) akan digunakan untuk pembelian kendaraan operasional berupa Truk 2 Unit dan Kendaraan Operasional 1 Unit.

Dengan penawaran saham ini, PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar, sehingga dapat memenuhi kebutuhan
perlengkapan kamar tidur berkualitas tinggi bagi masyarakat di wilayah Sumatera, hingga seluruh Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) Perseroan.

Prospek Perlengkapan Kamar Tidur di Indonesia Bisnis Perseroan yang bergerak dalam produksi perlengkapan kamar tidur dan aksesoris rumah tangga berpeluang terus tumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah rumah tangga dan daya beli masyarakat. Pada tahun 2023, Badan Pusat Statistik menyebutkan konsumsi rumah tangga menyumbang 53% dari total PDB Indonesia. Besarnya kontribusi tersebut dipengaruhi oleh kategori perlengkapan rumah tangga yang sebagai sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 2,55% dari total konsumsi rumah tangga masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, bisnis perlengkapan kamar tidur di Indonesia bertumbuh dalam jangka panjang. Faktor-faktor seperti pertumbuhan pasar perabotan rumah tangga, tren desain interior dan fashion, perkembangan teknologi dan belanja
online, serta kebutuhan masyarakat akan perlengkapan kamar tidur sebagai kebutuhan pokok,membuat prospek bisnis perlengkapan kamar tidur menjanjikan.

Tags: Bursa Efek IndonesiaMetapos.idPT soraya
Previous Post

Konsumsi Batu Bara di Indonesia dan Filipina Lampaui China

Next Post

Lagi! BTN Syariah Borong Penghargaan

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Lagi! BTN Syariah Borong Penghargaan

Lagi! BTN Syariah Borong Penghargaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini