Thursday, July 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

SKK Migas Minta Produsen Gas Bumi Jajaki Potensi di Jawa Barat

metaposmedia by metaposmedia
20 June 2024
in Ekbis
Bos SKK Migas: ENI Bakal Gantikan Chevron Garap Proyek IDD

Jakarta , Metapos.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meminta para produsen gas bumi atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dapat mulai menjajaki potensi di Jawa Barat.

Kepala Divisi Komersialisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas Rayendra Sidik mengatakan permintaan gas bumi di Jawa Barat terbilang besar, namun tidak diimbangi dengan pasokan.

BACA JUGA

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

“Masih ada permintaan pasar (demand ) yang belum terpenuhi,” kata dia di Forum Gas Bumi 2024 di Bandung, Jawa Barat, Kamis 20 Juni.

Sejauh ini, sebagian besar kebutuhan gas bumi di Jawa Barat difasilitasi oleh pasokan dari Sumatera. Selain itu, juga dengan gas alam cair (LNG) yang digunakan PLN dan yang dipasok melalui pipa milik PT Pertamina Gas Negara Tbk.

Memang terdapat sejumlah proyek yang tengah digarap KKKS untuk mengisi kebutuhan gas bumi di Jawa Timur maupun Jawa Barat. Salah satunya pembangunan pipa Cirebon — Semarang (Cisem). Saat ini, pipa yang sudah terbangun adalah pipa eksisting dari Pulau Kangean, Gresik — Semarang, dan Cisem tahap I. Adapun pembangunan tahap II ditargetkan mulai pada Juli 2024 dan selesai pada Desember 2025.

Kendati begitu, menurut Rayendra, gas bumi yang akan dibawa ke Jawa Barat merupakan produksi dari Jawa Timur yang belum optimal pemanfaatannya.

Padahal, bila kebutuhan gas di Jawa Barat bisa terpenuhi, maka pasokan gas dari Sumatera bisa mulai dikurangi sehingga dapat fokus dialokasikan untuk Batam yang juga memiliki kebutuhan tinggi.

“Pesan kami ke produsen gas, permintaan sangat terbuka. Jangan menunggu lagi,” ujar dia.

Dalam acara yang sama, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi mengatakan defisit gas bumi di Jawa Barat mencapai 144 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) per tahun 2024.

Sementara itu, Jawa Timur kemungkinan besar akan mengalami surplus gas pada 2024 hingga 2025.

“Pembeli gas bumi di Jawa Barat optimis dalam akselerasi pengembangan pasar karena percaya bahwa pasokan gas bumi akan berkesinambungan. Upaya ini baru langkah awal, butuh koordinasi dan komunikasi aktif, serta dukungan semua pihak untuk memastikan distribusi gas yang efisien dan merata,” tambah Kurnia.

Tags: Gas bumiMetapos.idProdusenSKK migas
Previous Post

Diplomat Success Challenge Season 15 :

Next Post

Menteri ESDM Targetkan Produksi Masela Mulai 1 Januari 2030

Related Posts

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan
Ekbis

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

8 July 2026
Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX
Ekbis

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

8 July 2026
PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026
Ekbis

PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026

8 July 2026
Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu
Ekbis

Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu

7 July 2026
Home Credit Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Pembiayaan Tanpa Kartu Kredit
Ekbis

Home Credit Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Pembiayaan Tanpa Kartu Kredit

6 July 2026
Korea Selatan Siap Luncurkan Satelit Observasi Bumi dengan Roket Falcon 9
Ekbis

Kemendag Petakan 2.616 Desa Berpotensi Ekspor Lewat Program Desa Bisa Ekspor

6 July 2026
Next Post
Peningkatan Nilai Tambah Mineral Dukung Transisi Energi

Menteri ESDM Targetkan Produksi Masela Mulai 1 Januari 2030

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini