Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Bos BCA Sebut Pelemahan Rupiah Bukan Hanya karena Konflik Timur Tengah

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
23 April 2024
in Ekbis
Bos BCA Sebut Pelemahan Rupiah Bukan Hanya karena Konflik Timur Tengah

Jakarta,Metapos.id – Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja buka suara terkait penyebab melemahnya Rupiah hingga menyentuh Rp16.000-an per dolar AS.

Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang menjadi biang kerok pelemahan Rupiah serta menepis anggapan konflik antara Israel dan Iran menjadi penyebabnya.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Kenaikan rupiah bukan karena kebetulan terjadi penyerangan Israel ke Iran kemudian dibalas lagi. Tidak serta-merta karena itu,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Senin, 22 April.

Dikatakan Jahja, salah satu penyebabnya adalah karena kebutuhan dolar di Kuartal I memang mengalami peningkatan, apalagi terdapat persiapan Idulfitri dan liburan. Sehingga, menyebabkan masyarakat membeli dolar AS dalam jumlah yang besar.

“Memang kebutuhan demand dolar itu di first quarter besar. Kita juga tidak bisa menyangkal teman-teman beterbangan ke luar negeri, mereka belanja-belanja, mereka beli tiket, beli hotel, kan perlu Dolar AS,” beber Jahja.

Kemudian faktor lainnya adalah pemberian dividen payout yang banyak dilakukan pada kuartal 1 sehingga banyak aliran dana ke luar negeri. Selain itu juga terdapat indikasi pengurangan investasi oleh asing pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) serta asing.

“Ada dumping dari asing. Ini semua membutuhkan dolar. Sebab itu mau engga mau melampaui Rp16.000,” sambung Jahja.

Untuk itu ia menegaskan pelemahan rupiah ini bukan terjadi akrena adanya konflik di Timur Tengah.

“Kalau eskalasi di Timur Tengah ya pada saat itu sebentar, harga emas tiba-tiba melejit naik tapi begitu beberapa hari kemudian saya lihat sudah ada koreksi lagi,” pungkas Jahja.

Tags: Direktur BCAKonflik timur tengahMetapos.id
Previous Post

Menkeu Sri Mulyani Tawarkan Potensi Investasi RI ke EIB

Next Post

Menkeu Sri Mulyani Bagikan Pengalaman RI Tangani COVID-19 di Pertemuan IMF

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Menkeu Sri Mulyani Bagikan Pengalaman RI Tangani COVID-19 di Pertemuan IMF

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini