Friday, May 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Studi Populix: Ritel Offline dan Online Akomodasi Preferensi Belanja Konsumen Indonesia yang Beragam

Afizahri by Afizahri
18 April 2024
in Lifestyle & Health
Studi Populix: Ritel Offline dan Online Akomodasi Preferensi Belanja Konsumen Indonesia yang Beragam

Jakarta, Metapos.id– Berbelanja sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia yang tak terpisahkan dalam keseharian. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, sektor perdagangan
menjadi sektor terbesar kedua yang memberikan kontribusi sebesar 12,94% bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2023. Namun tak bisa dipungkiri, pandemi yang terjadi beberapa
tahun lalu telah mengakselerasi adopsi belanja online secara signifikan. Meskipun demikian,konsumen Indonesia tetap tidak meninggalkan kebiasaan belanja offline.


Menyadari adanya fenomena menarik dalam tren belanja tersebut, perusahaan data dan insights Populix berusaha menggali lebih lanjut pola belanja konsumen di Indonesia melalui laporan riset bertajuk “Preferensi Konsumen dalam Belanja Online dan Offline”. Riset ini mengulas tren belanja offline dan online, serta situasi pasca pandemi yang turut mempengaruhi perilaku belanja
konsumen.

BACA JUGA

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Jungle di Bioskop Trans TV

Strain Andes Hantavirus Terdeteksi di Afrika Selatan, Bisa Menular Antarmanusia


“Pasca pandemi, kami menyaksikan transformasi yang menarik dalam perilaku belanja konsumen di Indonesia. Meskipun pandemi memicu lonjakan belanja online secara signifikan, temuan kami
menunjukkan bahwa belanja offline tetap menjadi pilihan yang melengkapi pengalaman belanja konsumen dan bahkan terus bertumbuh setelah pandemi.

Riset kami memperlihatkan dinamika
yang kompleks antara ritel online dan offline, mengungkapkan bahwa keduanya tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara harmonis untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang
semakin beragam,“ ujar Indah Tanip, Head of Research Populix.


Perbandingan Preferensi Belanja: Sebelum, Saat, dan Sesudah Pandemi
Riset Populix membandingkan preferensi belanja konsumen dalam tiga periode, yaitu sebelum, saat,dan setelah terjadinya pandemi. Dikarenakan faktor kesehatan dan pembatasan aktivitas sosial,
sebanyak 54% dari total responden yang aktif berbelanja online dan offline lebih memilih melakukan aktivitas belanja online selama pandemi berlangsung. Setelah pandemi berakhir, 49% diantaranya
juga masih lebih sering melakukan aktivitas belanja online.


Berbeda dari persentase aktivitas belanja online yang mengalami sedikit penurunan, konsumen yang lebih memilih aktivitas belanja offline setelah masa pandemi berakhir mengalami kenaikan
hingga lebih dari 2 kali lipat. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tren belanja online cukup populer,
konsumen Indonesia juga masih tetap gemar berbelanja offline.

Faktor Utama Pendorong Belanja Online & Offline
Dari kacamata konsumen, kehadiran toko offline dan online tentunya bisa mengakomodasi preferensi belanja yang beragam. Secara umum, konsumen Indonesia biasanya telah memiliki
preferensi masing-masing saat melakukan pembelian kategori produk tertentu. Riset ini menemukan bahwa produk fashion dan kecantikan (masing-masing sebanyak 46%) dibeli secara online,sementara kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan (34%) lebih dominan dibeli secara offline.


Selain itu, riset ini juga menyoroti beberapa faktor pendorong yang membuat konsumen memilih melakukan pembelian baik secara online maupun offline:
● Online: Praktis dan Kemudahan Membandingkan Harga
Praktis (67%) dan kemudahan membandingkan harga (66%) menjadi dua faktor utama yang mendorong konsumen untuk berbelanja online, diikuti oleh ketersediaan berbagai metode
pembayaran (60%) di posisi ketiga. Kemudahan proses pengembalian barang (25%) juga turut menjadi salah satu alasan penting yang membuat konsumen suka berbelanja secara online.


● Offline: Tangibility dan Tidak Ada Biaya Pengiriman Tangibility atau kesempatan untuk memegang/merasakan produk secara langsung (77%),tidak ada biaya pengiriman (66%), diikuti oleh jarak toko yang dekat (62%) adalah tiga faktor
utama yang membuat konsumen lebih memilih berbelanja secara offline.


“Pada akhirnya, transaksi belanja offline maupun online memiliki peranan yang sangat penting dalam mendorong kemajuan perekonomian di Indonesia. Untuk terus memberikan kontribusi yang
positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sinergi antara ritel offline dan online menjadi hal yang sangat esensial dalam mengakomodasi kebutuhan konsumen Indonesia yang beragam,” tutup
Indah.

Tags: Metapos.idPopulixRitel offlineRitel online
Previous Post

Indosat Ooredoo Hutchison dan Mastercard Umumkan Kemitraan Cybersecurity Center of Excellence

Next Post

Tim Proliga 2024 Voli Putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Resmi Diluncurkan, Optimis Juara I

Related Posts

Koalisi Prancis dan Inggris Tawarkan Pengamanan Selat Hormuz untuk Iran
Lifestyle & Health

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Jungle di Bioskop Trans TV

7 May 2026
Virus Hantavirus Diduga Menyebar di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Meninggal
Lifestyle & Health

Strain Andes Hantavirus Terdeteksi di Afrika Selatan, Bisa Menular Antarmanusia

7 May 2026
Aktris Q’orianka Kilcher Gugat James Cameron dan Disney Terkait Avatar
Lifestyle & Health

Aktris Q’orianka Kilcher Gugat James Cameron dan Disney Terkait Avatar

7 May 2026
Orang Indonesia Suka Makanan Pedas, Ini Alasan Utamanya
Lifestyle & Health

Orang Indonesia Suka Makanan Pedas, Ini Alasan Utamanya

7 May 2026
241 Ribu Kasus TBC Ditemukan, Pemerintah Percepat Skrining dan Pengobatan
Lifestyle & Health

241 Ribu Kasus TBC Ditemukan, Pemerintah Percepat Skrining dan Pengobatan

6 May 2026
Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0
Lifestyle & Health

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

5 May 2026
Next Post
Tim Proliga 2024 Voli Putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Resmi Diluncurkan, Optimis Juara I

Tim Proliga 2024 Voli Putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Resmi Diluncurkan, Optimis Juara I

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini