Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mantap Melihat, Beri Para Pensiunan Asa untuk Melihat Kembali

metaposmedia by metaposmedia
8 February 2024
in Ekbis
Mantap Melihat, Beri Para Pensiunan Asa untuk Melihat Kembali

Jakarta,Metapos.id – Pagi itu Jumadi berangkat pagi-pagi buta dari rumahnya kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan. Jumadi menuju RS Islam Sukapura di Jakarta Utara untuk menjalani oraperasi katarak gratis,sebuah program persembahan dari Bank Mandiri Taspen.
Pensiunan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) itu berjalan teratih-tatih menggunakan tongkat dan harus
dituntun oleh sang anak lantaran matanya hampir mengalami kebutaan total karena penyakit katarak yang dideritanya.


Pria berusia 70 tahun itu bercerita, dirinya sejak pensiun di Kemenlu tahun 2009 lalu mulai mengalami gejala katarak, mata kanannya mulai berkurang pengelihatannya. Namun, beberapa tahun terakhir penyakitnya bertambah parah.
Mata bapak dua anak itu hampir mengalami kebutaan total. Karenanya, selain menggunakan tongkat dia
pun harus dibantu oleh anaknya dalam kehidupannya sehari-hari.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026


“Untuk jalan susah, mau apapun dan mau jalan kemana-mana ya harus dibantu anak saya, sudah ga keliatan,” ujar Jumadi yang hari itu terlihat sangat bersemangat.
Jumadi menuturkan selama 36 tahun mengabdi sebagai pegawai negeri sipil, dirinya tidak penah mengalami ganguan pengelihatan, dia mengaku kondisinya sekarang membuatnya merasa menjadi
beban keluarga.


“Ya, kan saya mau apa-apa harus dibantu anak mantu, makan minum, kalau jalan ditemenin, katanya takut jatuh karena tidak bisa ngeliat, apalagi istri saya sudah meninggal dua tahun lalu, jadi anak mantu
tambah repot,” kata Jumadi.
Jumadi bersyukur dan berterima kasih bisa mengikuti operasi katarak gratis dari Bank Mandiri Taspen.


Dia berharap matanya bisa sembuh dan program ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapannya operasi mata saya berjalan lancar dan saya bisa melihat lebih jelas lagi. Yang jelas adanya Bank Mandiri Taspen ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi seperti saya pensiunan ini,” ujar Jumadi.


Senada dengan Jumadi, pasien Operasi Katarak lainnya, Marmi, juga harus berangkat lebih awal dari tempat tinggalnya di kawasan Jasingan, Kabupaten Bogor.Marmi merupakan istri dari seorang pensiunan guru yang juga menjadi nasabah bank Mandiri Taspen.


Ibu berusia 58 tahun yang sehari-harinya hanya sebagai rumah tangga biasa ini mengaku bersyukur program dari Bank Madiri Taspen yang bisa juga dirasakan oleh keluarga dari nasabahnya.
Dia bercerita dirinya baru merasakan ada kelainan pada mata kanannya sejak setahun lalu. Awalnya Marni tidak memperdulikannya, namun lama kelamaan makin parah.

“Suami saya dapat info dari Bank Mandiri Taspen cabang Leuwiliang kalau ada Operasi Katarak.Alhamdulillah semoga mata saya bisa sehat lagi,” ujarnya.
Penyakit katarak merupakan gangguan degeneratif, menurut dr Rio Rhendy, Sp.M (K) dari Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI). Katarak mirip dengan uban di rambut. Katarak dapat dialami semua orang seiring dengan pertambahan usia.


“Meskipun munculnya berbeda pada setiap orang, biasanya katarak muncul di usia 56 tahun saat pensiun,” ujarnya saat pemeriksaan awal para pasien.
Dia menyebutkan katarak bisa berdampak sosial dan ekonomi pada keluarga penderita. Penderita katarak harus ditemani anggota keluarga untuk membantu aktivitas dan kesehariannya.


“Ibunya sakit katarak otomatis anaknya harus menemani, takut ibunya terjatuh dan lainnya,” ujarnya.Hal ini mengakibatkan produktivitas dan aktivitas anggota keluarga itu menurun. “Hasilnya, ekonomi
keluarga pun ikut berkurang,” ungkapnya.
Sementara, Direktur Utama Bank Mantap Elmamber Petamu Sinaga mengungkapkan, operasi katarak ini
merupakan wujud kepedulian dan syukur Bank Mandiri Taspen di hari jadinya yang ke-9 sekaligus wujud dari tiga pilar program Bank Mandiri Taspen.


Operasi Katarak ini merupakan program Mantap Melihat dari Bank Mandiri Taspen. Dalam pelaksanaanya, sejak tahap screening,operasi, dan pasca operasi, Bank Mandiri Taspen bekersama dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia, dan PERDAMI. Untuk awal tahun 2024 ini, program ini digelar di dua kota yakni di Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya, masih dalam tahun 2024, Bank Mandiri Taspen
akan menggelar di kota-kota lainnya di Indonesia, seperti Makassar atau kota lainnya.


Para pasien Operasi Katarak ini adalah para nasabah atau keluarganya yang sebelumnya telah mengikuti
pemeriksaan awal atau screening di gedung Graha Mantap, Menteng Jakarta Pusat pada Rabu (24/1) lalu. Dalam screeening ini, Bank Mandiri Taspen bekerjsama dengan Allianz Indonesia

Tags: MantapMetapos.id
Previous Post

BTN Genjot Program Hunian Terjangkau

Next Post

Konsistensi BSI Perkuat Bisnis Global dan Kustodi Diakui Internasional

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Konsistensi BSI Perkuat Bisnis Global dan Kustodi Diakui Internasional

Konsistensi BSI Perkuat Bisnis Global dan Kustodi Diakui Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini