Wednesday, September 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Wamen BUMN Pastikan Pelemahan Rupiah Tidak Pengaruhi PLN dan Pertamina

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2022
in Ekbis
Wamen BUMN Pastikan Pelemahan Rupiah Tidak Pengaruhi PLN dan Pertamina

JAKARTA,Metapos.id – Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury memastikan kinerja kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi yakni PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) tidak terpengaruh terhadap pelemahan rupiah.

Pahala menjelaskan, sampai dengan bulan AGustus 2022 kondisi kedua perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik yang terlihat dari demand di tahun ini meningkat cukup signifikan baik itu di sisi permintaan untuk bisnis maupun untuk rumah tangga.

BACA JUGA

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

“Jadi kami melihatnya cukup positif meskipun terjadi pelemahan rupiah tidak ada kerugian valas yang cukup berarti di kedua BUMN tersebut,” ujar Pahala dalam acara Energy Corner yang digelar di Jakarta, Senin, 3 Oktober.

Ia mengakui, kedua BUMN tersebut memiliki kewajiban menggunakan valuta asing (valas) dalam melakukan transaksinya saat pengadaan sumber energi namun keduanya juga disiplin dalam menerapkan hedging yang telah ditentukan sesuai aturan yang berlaku, yaitu di atas 25 persen dari net kewajiban perusahaan.

“Jadi kita belum lihat pelemahan rupiah mempengaruhi kinerja kedua BUMN tersebut. Di sisi lain ada beberapa hal yang memberikan manfaat positif kepada Pertamina dan PLN,” ujarnya.

Bahkan, tambah Pahala, saat ini Pertamina mendapat keuntungan di sisi upstream dan PLN juga memperoleh keuntungan yang berasal dari permintaan industri yang saat ini kembali meningkat.

“Pertamina memiliki Wilayah Kerja (WK) sehingga paruh pertama ini pendapatannya meningkat cukup signifikan dari sebelumnya. Sementara PLN permintaan dari industri mengalami peningkatan signifikan juga. Jadi kami lihat sejauh ini pergerakannya masih sangat aman,” lanjutnya.

Sekadar informasi, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi melemah 28 poin atau 0,18 persen ke posisi Rp15.255 per dolar AS jika dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.227 per dolar AS.

Tags: Metapos.idPertaminaPLNRupiahWamen bumn
Previous Post

Nicke Widyawati Kembali Pegang Dirut Pertamina untuk Periode Kedua

Next Post

Mendag Apresiasi Program Pangan Murah Bersubsidi Pemprov DKI

Related Posts

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekbis

Menkeu Ungkap BNPB Punya Dana Siap Pakai Rp950 Miliar

9 September 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.
Ekbis

Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Bawang Merah Nganjuk

9 September 2026
SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Next Post
Mendag Zulhas Perintahkan Jajarannya untuk Hadirkan Minyakita di Balikpapan

Mendag Apresiasi Program Pangan Murah Bersubsidi Pemprov DKI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini