Saturday, July 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Utang Luar Negeri Indonesia Turun 3,8 Miliar Dolar dalam Sebulan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 July 2022
in Ekbis
Utang Luar Negeri Indonesia Turun 3,8 Miliar Dolar dalam Sebulan

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) merilis informasi bahwa terjadi penurunan utang luar negeri (ULN) pada akhir Mei 2022 menjadi 406,3 miliar dolar AS dari sebelumnya 410,1 miliar dolar AS di April 2022. Catatan itu mengindikasikan bahwa ULN Indonesia berkurang sekitar 3,8 miliar dolar AS hanya dalam kurun waktu satu bulan kalender.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan posisi ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) maupun sektor swasta.

BACA JUGA

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto

“ULN pemerintah pada periode Mei konsisten melanjutkan tren penurunan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat, 15 Juli.

Menurut Erwin, posisi ULN pemerintah tercatat sebesar 188,2 miliar dolar AS atau menciut dari sebelumnya sebesar 190,5 miliar dolar AS.

“Tren penurunan ULN terjadi seiring beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo di Mei 2022 serta pengaruh sentimen global yang memicu pergeseran investasi portofolio di pasar SBN domestik oleh investor nonresiden,” tuturnya.

Adapun, pinjaman luar negeri mengalami sedikit kenaikan dari bulan sebelumnya, terutama pinjaman bilateral dari beberapa lembaga partner yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan beberapa program dan proyek prioritas.

“Penarikan ULN pemerintah diutamakan mendorong akselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bank Indonesia menilai posisi ULN Pemerintah relatif aman dan terkendali jika dilihat dari sisi refinancing risk jangka pendek, mengingat hampir seluruhnya memiliki termin jangka panjang mencapai 99,8 persen dari total,” jelas dia.

Sementara itu, posisi ULN swasta pada Mei 2022 tercatat sebesar 209,4 miliar dolar AS atau turun dari 210,9 miliar dolar AS pada April 2022.

“Perkembangan ini terutama berasal dari pembayaran pinjaman dan surat utang yang jatuh tempo,” katanya.

Lebih lanjut, Erwin menerangkan pula berdasarkan sektor ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor listrik, gas, pertambangan, serta sektor industri pengolahan.

“ULN Indonesia pada bulan Mei 2022 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 32,3 persen, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 32,6 persen,” sebut dia.

“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” tutup Erwin.

Tags: Bank IndonesiaMetapos.idUtang luar negeri
Previous Post

Sinergi dengan Perum Jasa Tirta II, BSI Dorong Layanan Perbankan Syariah

Next Post

Indonesia Rilis Country Platform sebagai Upaya Mendukung Transisi Energi

Related Posts

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan
Ekbis

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

10 July 2026
Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto

9 July 2026
Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan
Ekbis

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

8 July 2026
Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX
Ekbis

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

8 July 2026
PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026
Ekbis

PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026

8 July 2026
Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu
Ekbis

Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu

7 July 2026
Next Post
Indonesia Rilis Country Platform sebagai Upaya Mendukung Transisi Energi

Indonesia Rilis Country Platform sebagai Upaya Mendukung Transisi Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini