Friday, July 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Stok Bahan Baku Industri Mamin Aman selama Ramadan

metaposmedia by metaposmedia
27 March 2024
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Jakarta ,Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan ketersediaan bahan baku untuk industri makanan dan minuman (mamin) aman hingga 1-1,5 bulan ke depan.

Bahan baku bagi industri mamin itu meliputi gula, minyak goreng, tepung terigu, jagung hingga daging.

BACA JUGA

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, stok komoditas pokok untuk untuk produksi makanan dan minuman olahan itu dapat memenuhi kebutuhan selama momentum Ramadan 2024.

“Begitu juga air minum dalam kemasan yang produksinya sebesar 32,6 miliar liter per tahun, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sebesar 32,5 miliar liter per tahun,” ujar Menperin Agus dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 26 Maret.

Selain memastikan pasokan bahan baku, Agus menyebut bahwa pemerintah tengah berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dengan sumber alternatif seperti sagu.

Hal ini dikarenakan sagu potensial untuk dikembangkan sebagai alternatif bahan pangan sumber karbohidrat utama nasional.

“Karena Indonesia memiliki lahan sagu diperkirakan mencapai 5,5 juta hektare yang berpotensi menghasilkan 34,3 juta ton pati sagu,” katanya.

Agus menilai, produk olahan sagu berupa beras analog sagu berpotensi menjadi pangan utama pengganti beras terutama pada saat terjadinya kelangkaan beras.

“Beras analog sagu juga memiliki keunggulan berupa kandungan resistance starch yang tinggi dan kadar glikemik indeks yang rendah, sehingga baik untuk mencegah diabetes,” ucap dia.

Tak hanya sagu, Kemenperin juga mengenalkan berbagai produk industri makanan dan minuman lainnya melalui Bazaar Lebaran. Ajang tersebut juga menunjukkan tren permintaan terhadap barang kebutuhan pokok terus meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di samping menjaga ketersediaan stok di pasar, Agus menilai perlunya dukungan dengan pendistribusian yang tepat sasaran.

Tags: Bahan bakuKemenperinMetapos.id
Previous Post

Maybank Finance Bakal Bagi Dividen hingga Rp177,52 Miliar

Next Post

Menaker: Baru 11 Persen Pekerja Informal yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Related Posts

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Tingkatkan Layanan Pensiun Lewat Sinergi dengan Pemprov Jabar

29 July 2026
RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat
Ekbis

RDN Nasabah Diduga Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat

27 July 2026
Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global
Ekbis

Rupiah Sentuh Level Rp18.000 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

27 July 2026
Next Post
Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Menaker: Baru 11 Persen Pekerja Informal yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini