Metapos.id, Jakarta – Amerika Serikat mengeluarkan pedoman terbaru bagi kapal-kapal dagang berbendera AS yang melintas di Selat Hormuz. Pemerintah AS meminta seluruh kapalnya untuk menghindari perairan teritorial Iran seiring meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.
Pedoman tersebut disampaikan oleh Administrasi Maritim Amerika Serikat pada Senin (9/2/2026). Selain imbauan untuk menjaga jarak dari wilayah laut Iran, para kapten kapal juga diminta tidak memberikan izin kepada pasukan Iran untuk menaiki kapal berbendera AS.
Dalam panduan itu ditegaskan bahwa apabila pasukan Iran naik ke kapal dagang AS, awak kapal tidak diperbolehkan melakukan perlawanan secara paksa. Namun, sikap menahan diri tersebut tidak diartikan sebagai bentuk persetujuan atas tindakan penaikan kapal.
“Tidak melakukan perlawanan paksa bukan berarti menyetujui atau menerima tindakan pihak yang menaiki kapal,” demikian bunyi pedoman tersebut, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (10/2/2026).
Administrasi Maritim AS juga merekomendasikan agar kapal-kapal dagang berbendera AS yang melintasi kawasan Selat Hormuz menjaga jarak sejauh mungkin dari laut teritorial Iran, selama hal itu tidak membahayakan keselamatan pelayaran.
“Ketika melintas ke arah timur melalui Selat Hormuz, kapal disarankan berlayar mendekati perairan teritorial Oman,” tulis pedoman tersebut.
Imbauan ini muncul tidak lama setelah Amerika Serikat dan Iran menggelar pertemuan di Oman pada Jumat lalu. Dalam beberapa pekan terakhir, hubungan kedua negara memang diwarnai peningkatan retorika keras dan ancaman terbuka yang dinilai membawa situasi ke arah eskalasi konflik.












