Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

Afizahri by Afizahri
15 May 2024
in Ekbis
Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

Jakarta , Metapos.id – S&P Global Ratings, lembaga pemeringkat kredit
independen terkemuka di dunia, bersama dengan PEFINDO, lembaga pemeringkat
kredit pertama dan terbesar di Indonesia, menyelenggarakan seminar Annual
Indonesia Credit Spotlight yang kedua di Jakarta. Seminar bertajuk “Tren Kredit di
Bawah Pemerintahan Baru” ini menghadirkan para ahli yang membahas mengenai tren kredit utama yang akan membentuk masa depan keuangan Indonesia.


Analis dan ekonom senior dari S&P Global Ratings dan PEFINDO membagikan
perspektif mereka mengenai outlook perekonomian Indonesia pada tahun 2024,
ulasan mengenai kinerja keuangan pemerintah dan korporasi, serta pandangan mengenai sektor perbankan, transisi energi, dan keuangan berkelanjutan.

BACA JUGA

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri


Seminar yang diadakan di Soehanna Hall – The Energy Building Jakarta ini diawali
dengan kata sambutan dari Matthew Batrouney, Managing Director, Commercial
Lead Sustainable Finance APAC, S&P Global Ratings. Acara dilanjutkan dengan
presentasi dan sesi panel dengan narasumber dari S&P Global Ratings dan
PEFINDO, sebelum ditutup dengan closing remarks oleh Direktur Utama PEFINDO
Irmawati Amran.


Pada sesi tren perekonomian, Senior Economist S&P Global RatingsVishrut Rana menyampaikan bahwa:
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama mencatatkan capaian
yang begitu tangguh didukung oleh belanja pemerintah yang kuat. Untuk sisa
tahun 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan lebih lambat dari trennya
karena siklus permintaan domestik yang lebih lemah dan kebijakan moneter
yang lebih ketat. Pasca tahun 2024, perekonomian Indonesia akan menuai
manfaat dari pertumbuhan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja serta keuntungan dari investasi langsung yang berasal dari dalam dan luar negeri,
sehingga menempatkan Indonesia pada jalur pertumbuhan yang stabil hingga
tahun 2030.”


Terkait tren keuangan pemerintah, Direktur Sovereign Ratings S&P Global Ratings
Andrew Wood menuturkan:
“Kinerja fiskal Indonesia terus memperoleh manfaat dari pertumbuhan pendapatan yang baik dan keputusan belanja yang penuh kehati-hatian. Kami
mengantisipasi akan terjadinya transisi yang mulus dari pemerintahan saat ini ke
pemerintahan berikutnya, meskipun pendekatan pemerintahan selanjutnya
terhadap kebijakan fiskal dan reformasi ekonomi, serta dinamika koalisi
parlemen, akan menjadi faktor penentu yang penting atas kinerja Indonesia
selama lima tahun ke depan.

Kondisi eksternal Indonesia saat ini berada pada kondisi yang lebih kuat dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Kembalinya
pertumbuhan ekspor yang lebih cepat dapat menjaga momentum ini tetap
berjalan.

Tags: Metapos.idPefindoSeminar
Previous Post

RI Ekspor Emas Paling Besar ke Swiss hingga April 2024

Next Post

Nilai Ekspor Indonesia pada April 2024 Turun 12,97 Persen

Related Posts

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025
Ekbis

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

29 June 2026
Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri
Ekbis

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri

26 June 2026
Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata
Ekbis

Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata

26 June 2026
Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya
Ekbis

Listrik Prabayar PLN, Ini Tarif Token dan Cara Membelinya

26 June 2026
Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Ekbis

Diversifikasi Aset Jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

25 June 2026
Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi
Ekbis

Buka Akses Kerja Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Program Vokasi

25 June 2026
Next Post
Ekspor RI Amblas Enam Bulan Berturut-turut

Nilai Ekspor Indonesia pada April 2024 Turun 12,97 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini