Tuesday, October 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

Afizahri by Afizahri
15 May 2024
in Ekbis
Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

Jakarta , Metapos.id – S&P Global Ratings, lembaga pemeringkat kredit
independen terkemuka di dunia, bersama dengan PEFINDO, lembaga pemeringkat
kredit pertama dan terbesar di Indonesia, menyelenggarakan seminar Annual
Indonesia Credit Spotlight yang kedua di Jakarta. Seminar bertajuk “Tren Kredit di
Bawah Pemerintahan Baru” ini menghadirkan para ahli yang membahas mengenai tren kredit utama yang akan membentuk masa depan keuangan Indonesia.


Analis dan ekonom senior dari S&P Global Ratings dan PEFINDO membagikan
perspektif mereka mengenai outlook perekonomian Indonesia pada tahun 2024,
ulasan mengenai kinerja keuangan pemerintah dan korporasi, serta pandangan mengenai sektor perbankan, transisi energi, dan keuangan berkelanjutan.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan


Seminar yang diadakan di Soehanna Hall – The Energy Building Jakarta ini diawali
dengan kata sambutan dari Matthew Batrouney, Managing Director, Commercial
Lead Sustainable Finance APAC, S&P Global Ratings. Acara dilanjutkan dengan
presentasi dan sesi panel dengan narasumber dari S&P Global Ratings dan
PEFINDO, sebelum ditutup dengan closing remarks oleh Direktur Utama PEFINDO
Irmawati Amran.


Pada sesi tren perekonomian, Senior Economist S&P Global RatingsVishrut Rana menyampaikan bahwa:
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama mencatatkan capaian
yang begitu tangguh didukung oleh belanja pemerintah yang kuat. Untuk sisa
tahun 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan lebih lambat dari trennya
karena siklus permintaan domestik yang lebih lemah dan kebijakan moneter
yang lebih ketat. Pasca tahun 2024, perekonomian Indonesia akan menuai
manfaat dari pertumbuhan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja serta keuntungan dari investasi langsung yang berasal dari dalam dan luar negeri,
sehingga menempatkan Indonesia pada jalur pertumbuhan yang stabil hingga
tahun 2030.”


Terkait tren keuangan pemerintah, Direktur Sovereign Ratings S&P Global Ratings
Andrew Wood menuturkan:
“Kinerja fiskal Indonesia terus memperoleh manfaat dari pertumbuhan pendapatan yang baik dan keputusan belanja yang penuh kehati-hatian. Kami
mengantisipasi akan terjadinya transisi yang mulus dari pemerintahan saat ini ke
pemerintahan berikutnya, meskipun pendekatan pemerintahan selanjutnya
terhadap kebijakan fiskal dan reformasi ekonomi, serta dinamika koalisi
parlemen, akan menjadi faktor penentu yang penting atas kinerja Indonesia
selama lima tahun ke depan.

Kondisi eksternal Indonesia saat ini berada pada kondisi yang lebih kuat dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Kembalinya
pertumbuhan ekspor yang lebih cepat dapat menjaga momentum ini tetap
berjalan.

Tags: Metapos.idPefindoSeminar
Previous Post

RI Ekspor Emas Paling Besar ke Swiss hingga April 2024

Next Post

Nilai Ekspor Indonesia pada April 2024 Turun 12,97 Persen

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Ekspor RI Amblas Enam Bulan Berturut-turut

Nilai Ekspor Indonesia pada April 2024 Turun 12,97 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini