Tuesday, April 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

PTPP Anggarkan Belanja Modal Rp4,3 Triliun di Tahun 2022

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
6 April 2022
in Ekbis
PTPP Anggarkan Belanja Modal Rp4,3 Triliun di Tahun 2022

Metapos.id, Jakarta – BUMN konstruksi, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp4,3 triliun di tahun ini. Mayoritas dana tersebut dipakai untuk pengerjaan proyek yang sudah ada.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPP Agus Purbianto menuturkan perseroan menganggarkan belanja modal Rp4,3 triliun tahun ini.

BACA JUGA

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

“Sebanyak 80 persen digunakan untuk proyek eksisting, Tol Semarang-Demak jadi prioritas utama seksi dua harus rampung tahun ini, Menara Danareksa harus selesai di Oktober 2022,” jelasnya dalam konferensi pers di Kantor PT PP, Jakarta, Selasa 5 Matret.

Selain belanja modal kebutuhan proyek, perseroan juga menganggarkan belanja modal yang sifatnya lebih kecil seperti penggantian peralatan yang sudah usang di anak usaha PT PP Presisi Tbk (PPRE) serta ada belanja investasi yang dicadangkan untuk pembangunan rumah Indonesia di Makkah.

Di sisi lain, pendanaan didapatkan sebagian dari kredit investasi, khususnya penyelesaian tol Semarang-Demak sesi II melalui KSO, sementara pengembangan Menara Danareksa ekuitasnya berasal dari pengalihan sisa dana rights issue dan IPO.

“Kami masih punya saldo piutang yang akan dibayar Juni 2022 nanti, terkait divestasi jalan tol Pandaan-Malang, Medan-Kualanamu- Tebing Tinggi kami lakukan Juni nanti,” paparnya.

Selain itu, perseroan juga baru saja melakukan penerbitan obligasi yang ditargetkan cair pada akhir April 2022. “Sudah terbitkan obligasi akhir April, kami bisa cairkan efektif,” imbuhnya.

Tags: Metapos.idPTPP
Previous Post

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tempati Posisi ke-4 di Dunia di 2045, Erick Thohir: Harus Jadi Kenyataan

Next Post

Calon Ketua OJK Mahendra Siregar Janjikan Penguatan Pengawasan di 100 Hari Pertama

Related Posts

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah
Ekbis

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

21 April 2026
Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan
Ekbis

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

20 April 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap

18 April 2026
BTN Gandeng Indosat Perluas Akses Layanan Keuangan Digital
Ekbis

BTN Gandeng Indosat Perluas Akses Layanan Keuangan Digital

18 April 2026
Peran BPD Kian Strategis di Tengah Penurunan TKD
Ekbis

Peran BPD Kian Strategis di Tengah Penurunan TKD

17 April 2026
Brand Elektronik Raup Pertumbuhan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop
Ekbis

Brand Elektronik Raup Pertumbuhan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop

17 April 2026
Next Post
Calon Ketua OJK Mahendra Siregar Janjikan Penguatan Pengawasan di 100 Hari Pertama

Calon Ketua OJK Mahendra Siregar Janjikan Penguatan Pengawasan di 100 Hari Pertama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini