• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, February 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pengusaha Minta Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 6,25 Persen

metaposmedia by metaposmedia
16 July 2024
in Ekbis
Apindo Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 di 5,2 Persen
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 6,25 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 16-17 Juli 2024.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan saat ini pelaku usaha membutuhkan kebijakan suku bunga acuan yang longgar di tengah pelemahan ekonomi secara global.

“Kalau kita sih maunya kalau bisa, jangan dinaikkan BIRate lagi lah dengan kondisi yang seperti ini,” ujarnya kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa, 16 Juli.

Shinta mengakui situasi perekonomian saat ini memang tidak mudah untuk pemerintah lantaran ekonomi global masih bergejolak. Hal ini akan membuat BI melakukan intervensi.

“Supaya, terutama yang berkaitan dengan kondisi rupiah dan lain-lain. Sekarang kelihatan sudah mulai ini. Jadi harapan kami selalu sama seperti itu,” ujarnya.

Selain itu, Shinta menyampaikan ketidakpastian ekonomi global membuat suku bunga Amerika Serikat atau Fed Fund Rate berada di level tertinggi dalam waktu lama atau higher for longer.

“Kita juga harus melihat kondisi global yang mempengaruhi Fed Fund Rate. Masalahnya di Fed Rate (masih tinggi), jadi memang kita nggak bisa inikan semata-mata hanya untuk pemerintah. Mereka sudah tahu posisi seperti apa dan pemerintah saya rasa mengambil kendali, ” ucapnya.

Meski begitu, Shinta menyampaikan BI perlu mengambil kebijakan lebih lanjut untuk membuat rupiah kembali di kisaran Rp15.000 per dolar AS. Sebab, kurs rupiah saat ini menjadi beban bagi dunia usaha.

“Jadi kami apresiasi pemerintah dan BI yang terus mencoba untuk mengendalikan daripada nilai tukar, tapi ya memang kita harus menjaga sih kalau bisa di level di bawah Rp16.000 ya tentu saja akan lebih baik,” jelasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: APINDOBank IndonesiaMetapos.idSuku bunga
metaposmedia

metaposmedia

Related Posts

Tersangka Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon Ajukan Praperadilan

Tersangka Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon Ajukan Praperadilan

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Pelaku pembunuhan anak politikus PKS Cilegon, Maman Suherman, mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Serang. Permohonan ini...

Uji Laboratorium Ungkap Penyebab Keracunan Siswa SMAN 2 Kudus: Kontaminasi E. coli pada Menu MBG

Uji Laboratorium Ungkap Penyebab Keracunan Siswa SMAN 2 Kudus: Kontaminasi E. coli pada Menu MBG

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa insiden gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa SMAN 2 Kudus dipicu...

TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang

Film Aksi Netflix “Tygo” yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Jalani Syuting di Berbagai Wilayah Indonesia

by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Indonesia menjadi lokasi utama pengambilan gambar film aksi-thriller Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK. Proyek ini merupakan bagian...

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa sebanyak 3,9 juta warga tidak lagi masuk dalam daftar...

Next Post
ISWHITE Hadirkan 10 Dispenser Body Sunscreen GRATIS di 10 Titik CFD untuk Meningkatkan Kesadaran Proteksi Kulit dari Sinar Matahari

ISWHITE Hadirkan 10 Dispenser Body Sunscreen GRATIS di 10 Titik CFD untuk Meningkatkan Kesadaran Proteksi Kulit dari Sinar Matahari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Indonesia Berpotensi jadi Pemimpin Produsen Hidrogen dan Amonia Regional

Indonesia Berpotensi jadi Pemimpin Produsen Hidrogen dan Amonia Regional

21 June 2024
Pemotor di Jakarta Selatan Jadi Korban Penganiayaan Setelah Menegur Penabrak

Pemotor di Jakarta Selatan Jadi Korban Penganiayaan Setelah Menegur Penabrak

24 December 2025

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini