Metapos.id, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, menilai kasus penculikan empat warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok bajak laut di perairan Gabon sebagai peringatan keras atas memburuknya keamanan di jalur maritim internasional.
Amelia menyatakan keprihatinan mendalam atas aksi pembajakan bersenjata terhadap kapal penangkap ikan yang terjadi di kawasan Teluk Guinea. Menurutnya, insiden tersebut menunjukkan bahwa WNI yang bekerja di sektor maritim, khususnya di perairan lepas, menghadapi risiko keamanan yang semakin tinggi.
“Peristiwa ini menjadi sinyal serius bahwa ancaman terhadap keselamatan WNI di jalur pelayaran internasional terus meningkat,” kata Amelia, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan, Komisi I DPR RI akan mendorong pemerintah, terutama Kementerian Luar Negeri dan seluruh perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah Gabon guna menjamin keselamatan serta pemulangan para korban penculikan.
Selain penanganan darurat, Amelia juga menekankan pentingnya penguatan sistem perlindungan WNI di luar negeri melalui langkah-langkah pencegahan, seperti pengembangan mekanisme peringatan dini dan pembentukan satuan tugas tanggap krisis lintas lembaga. Upaya ini dinilai krusial untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
Lebih jauh, ia memastikan Komisi I DPR akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga hak dan keselamatan WNI, sekaligus mendorong penguatan diplomasi perlindungan dan kerja sama internasional guna menekan aktivitas pembajakan laut yang masih marak.
“Di tengah situasi keamanan global yang belum stabil, Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan laut, termasuk untuk melindungi rantai pasok nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi bahwa empat WNI menjadi korban penculikan bajak laut di perairan Ekwator, Gabon, pada Sabtu (10/1/2026). Dari jumlah tersebut, dua WNI dilaporkan dalam kondisi aman, sementara dua lainnya sedang dikawal Angkatan Laut Gabon menuju Libreville, ibu kota negara itu.
Plt Direktur Pelindungan WNI Kemenlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa kapal penangkap ikan IB FISH 7 dibajak oleh kelompok bersenjata yang menculik sembilan awak kapal dari total 12 orang. Hingga kini, aparat keamanan Gabon masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.













