• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, February 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 October 2024
in Ekbis
Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah daerah (pemda) yang memanipulasi angka inflasi demi mendapatkan insentif dari pemerintah pusat akan disanksi.

“(Pemda) yang nakal-nakal harus dikasih sanksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Menurut Airlangga, pemberian insentif kepada pemda untuk mengendalikan volatile food di daerah masing-masing agar daya beli masyarakat tidak tergerus akibat harga pangan naik.

“Kita memberikan insentif agar mereka mengendalikan volatile food. Volatile food penting, jangan sampai daya beli masyarakat tergerus karena harga pangan naik,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dirinya telah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan terdapat beberapa data inflasi yang keliru dan telah dilakukan koreksi.

“Saya sudah cek sama pak Tito, pak Mendagri. Beliau menyampaikan ada beberapa tapi itu sangat sedikit dan sudah dilakukan koreksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Sri Mulyani menekankan sekali lagi bahwa data inflasi harus akurat dan kredibel lantaran pemerintah pusat memberikan reward kepada pemerintah daerah sehingga jangan sampai reward tersebut menciptakan suatu sikap atau tindakan yang justru mendistorsi atau mengubah angka inflasi.

Sebab itu, Sri Mulyani mengaku telah bersepakat dengan Tito Karnavian dan seluruhnya agar BPS dapat menjaga agar angka inflasi harus akurat dan kredibel.

“Untuk reward harus betul-betul berasal dari achievement karena memang tingkat harga stabil dan baik,” ujarnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan terdapat peluang penarikan pemberian insentif inflasi jika terbukti daerah melakukan memanipulasi data inflasi.

“Nanti akan kita lihat (pencabutan insentif), ya,” jelasnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Data inflasiMetapos.idPemda
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Nama Erick Thohir Diseret Media Malaysia dalam Skandal Naturalisasi Timnas ke FIFA

Nama Erick Thohir Diseret Media Malaysia dalam Skandal Naturalisasi Timnas ke FIFA

by Taufik Hidayat
16 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Media Malaysia membuat kehebohan publik regional setelah menuding Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebagai sosok yang diduga...

Prabowo Bertolak ke AS Pekan Ini, Siap Teken Perjanjian Tarif Dagang 19 Persen

Girona vs Barcelona: Jadwal Tayang dan Akses Live Streaming LaLiga 2025-2026

by Desti Dwi Natasya
16 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Laga menarik akan tersaji saat Girona FC menjamu FC Barcelona dalam lanjutan LaLiga musim 2025-2026. Pertandingan dijadwalkan...

Prabowo Bertolak ke AS Pekan Ini, Siap Teken Perjanjian Tarif Dagang 19 Persen

16 Tim Pastikan Tiket ke Piala Thomas dan Uber 2026, Indonesia Siap Bersaing di Horsens

by Desti Dwi Natasya
16 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Daftar 16 negara yang lolos ke putaran final Piala Thomas dan Piala Uber 2026 telah lengkap. Indonesia...

Koper Narkoba, Duit Miliaran, Bandar E: Skandal Eks Kapolres Bima Kota

Koper Narkoba, Duit Miliaran, Bandar E: Skandal Eks Kapolres Bima Kota

by Taufik Hidayat
16 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, diduga telah menggunakan narkotika sejak Agustus 2025. Dugaan tersebut...

Next Post
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Menkeu Sri Mulyani Bantah Daya Beli Masyarakat Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

KCIC Bersama Kemenhub Uji Pertama Sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung

KAI Commuter Pastikan Tidak Bakal Impor Kereta Bekas Lagi

23 April 2025
Cekcok di Condet Berakhir Tragis: Satu Tewas, Satu Luka-luka

Cekcok di Condet Berakhir Tragis: Satu Tewas, Satu Luka-luka

18 November 2025

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini