• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, April 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 October 2024
in Ekbis
Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah daerah (pemda) yang memanipulasi angka inflasi demi mendapatkan insentif dari pemerintah pusat akan disanksi.

“(Pemda) yang nakal-nakal harus dikasih sanksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Menurut Airlangga, pemberian insentif kepada pemda untuk mengendalikan volatile food di daerah masing-masing agar daya beli masyarakat tidak tergerus akibat harga pangan naik.

“Kita memberikan insentif agar mereka mengendalikan volatile food. Volatile food penting, jangan sampai daya beli masyarakat tergerus karena harga pangan naik,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dirinya telah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan terdapat beberapa data inflasi yang keliru dan telah dilakukan koreksi.

“Saya sudah cek sama pak Tito, pak Mendagri. Beliau menyampaikan ada beberapa tapi itu sangat sedikit dan sudah dilakukan koreksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Sri Mulyani menekankan sekali lagi bahwa data inflasi harus akurat dan kredibel lantaran pemerintah pusat memberikan reward kepada pemerintah daerah sehingga jangan sampai reward tersebut menciptakan suatu sikap atau tindakan yang justru mendistorsi atau mengubah angka inflasi.

Sebab itu, Sri Mulyani mengaku telah bersepakat dengan Tito Karnavian dan seluruhnya agar BPS dapat menjaga agar angka inflasi harus akurat dan kredibel.

“Untuk reward harus betul-betul berasal dari achievement karena memang tingkat harga stabil dan baik,” ujarnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan terdapat peluang penarikan pemberian insentif inflasi jika terbukti daerah melakukan memanipulasi data inflasi.

“Nanti akan kita lihat (pencabutan insentif), ya,” jelasnya.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Data inflasiMetapos.idPemda
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Misteri Gunung Guntur: Remaja Hilang Ditemukan Tanpa Busana dalam Kondisi Linglung

Misteri Gunung Guntur: Remaja Hilang Ditemukan Tanpa Busana dalam Kondisi Linglung

by Taufik Hidayat
1 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Seorang remaja berinisial MR (16) asal Garut sempat dilaporkan hilang saat berada di kawasan kaki Gunung Guntur....

Rismon Sianipar Tempuh Jalur Damai di Polda Metro Jaya, Kasus Ijazah Jokowi Diselesaikan

Rismon Sianipar Tempuh Jalur Damai di Polda Metro Jaya, Kasus Ijazah Jokowi Diselesaikan

by Taufik Hidayat
1 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (1/4/2026) guna menandatangani kesepakatan restorative justice (RJ) bersama...

Diplomat PBB Mundur Usai Ungkap Dugaan Skenario Serangan Nuklir Iran

Diplomat PBB Mundur Usai Ungkap Dugaan Skenario Serangan Nuklir Iran

by Taufik Hidayat
1 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Seorang diplomat senior yang terkait dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengundurkan diri setelah mengungkap dugaan adanya skenario penggunaan...

RUU HPI: DPR Bahas Legalitas Nikah Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

RUU HPI: DPR Bahas Legalitas Nikah Beda Agama dan Sesama Jenis WNI di Luar Negeri

by Taufik Hidayat
1 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI mengkaji fenomena nikah beda agama...

Next Post
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Menkeu Sri Mulyani Bantah Daya Beli Masyarakat Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Prabowo Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, Incar 20 Juta Warga Tercakup CKG

Prabowo Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, Incar 20 Juta Warga Tercakup CKG

7 August 2025
BTN Catat Laba Bersih Rp1,06 Triliun per Mei 2022

BTN Catat Laba Bersih Rp1,06 Triliun per Mei 2022

22 June 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini