• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 October 2024
in Ekbis
Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah daerah (pemda) yang memanipulasi angka inflasi demi mendapatkan insentif dari pemerintah pusat akan disanksi.

“(Pemda) yang nakal-nakal harus dikasih sanksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Menurut Airlangga, pemberian insentif kepada pemda untuk mengendalikan volatile food di daerah masing-masing agar daya beli masyarakat tidak tergerus akibat harga pangan naik.

“Kita memberikan insentif agar mereka mengendalikan volatile food. Volatile food penting, jangan sampai daya beli masyarakat tergerus karena harga pangan naik,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dirinya telah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan terdapat beberapa data inflasi yang keliru dan telah dilakukan koreksi.

“Saya sudah cek sama pak Tito, pak Mendagri. Beliau menyampaikan ada beberapa tapi itu sangat sedikit dan sudah dilakukan koreksi,” jelasnya kepada wartawan, Jumat, 4 Oktober.

Sri Mulyani menekankan sekali lagi bahwa data inflasi harus akurat dan kredibel lantaran pemerintah pusat memberikan reward kepada pemerintah daerah sehingga jangan sampai reward tersebut menciptakan suatu sikap atau tindakan yang justru mendistorsi atau mengubah angka inflasi.

Sebab itu, Sri Mulyani mengaku telah bersepakat dengan Tito Karnavian dan seluruhnya agar BPS dapat menjaga agar angka inflasi harus akurat dan kredibel.

“Untuk reward harus betul-betul berasal dari achievement karena memang tingkat harga stabil dan baik,” ujarnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan terdapat peluang penarikan pemberian insentif inflasi jika terbukti daerah melakukan memanipulasi data inflasi.

“Nanti akan kita lihat (pencabutan insentif), ya,” jelasnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Data inflasiMetapos.idPemda
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

KBI Perkuat Sosialisasi Is-Ware Next Gen Jelang Musim Panen 2026

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), anggota holding BUMN Danareksa, terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional...

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

Nadiem Bantah Isu Penghasilan Rp6 Triliun, Sebut Salah Tafsir Data SPT

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim memberikan klarifikasi terkait isu lonjakan penghasilan sebesar...

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

BEI Hadirkan Mode Syariah di Aplikasi IDX Mobile untuk Permudah Investor

by Rahmat Herlambang
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan fitur mode syariah pada aplikasi IDX Mobile sebagai upaya memperluas akses...

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 1447 H Digelar 19 Maret 2026, Potensi Perbedaan Lebaran Masih Ada

by Taufik Hidayat
9 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah...

Next Post
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Menkeu Sri Mulyani Bantah Daya Beli Masyarakat Melemah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Februari 2026, Bansos BLT hingga PKH Menyasar 18 Juta Keluarga

Februari 2026, Bansos BLT hingga PKH Menyasar 18 Juta Keluarga

23 January 2026
BSN Salurkan Bantuan Rp 1.350.000.000 Bantu Warga Aceh

BSN Salurkan Bantuan Rp 1.350.000.000 Bantu Warga Aceh

1 December 2025

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini