• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, January 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

PEFINDO dan S&P Global Ratings Gelar Seminar “Menyeimbangkan Tantangan Jangka Pendek dengan Tujuan Kebijakan Jangka Panjang”

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 May 2025
in Ekbis
PEFINDO dan S&P Global Ratings Gelar Seminar “Menyeimbangkan Tantangan Jangka Pendek dengan Tujuan Kebijakan Jangka Panjang”
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id — PEFINDO, lembaga pemeringkat kredit pertama dan terbesar di Indonesia, bersama S&P Global Ratings, lembaga pemeringkat kredit independen terkemuka di dunia, menyelenggarakan seminar Annual Indonesia Credit Spotlight yang ketiga di Jakarta. Mengangkat tema “Menyeimbangkan Tantangan Jangka Pendek dengan Tujuan Kebijakan Jangka Panjang”, acara ini menghadirkan dua tamu kehormatan: Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Prof. Suahasil Nazara sebagai pembicara utama, dan Arief Budiman, Managing Director Finance dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), dalam sesi Fireside Chat eksklusif.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Pullman Jakarta ini dibuka oleh Direktur Utama PEFINDO, Irmawati Amran. Pidato kunci disampaikan oleh Prof. Suahasil Nazara, dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi panel oleh para ekonom dan analis dari S&P Global Ratings. Mereka membahas prospek makroekonomi Indonesia, kebijakan fiskal, dan perkembangan peringkat kredit Indonesia.

Dalam sesi Fireside Chat: Danantara in Focus, Arief Budiman menjelaskan visi, strategi, serta target BPI Danantara, termasuk isu-isu yang menjadi perhatian investor seperti transparansi, struktur pengelolaan investasi, dan peran berbagai pihak dalam ekosistem Danantara.

Selanjutnya, narasumber dari PEFINDO dan S&P Global Ratings membahas kondisi terkini sektor keuangan dan korporasi Indonesia. Acara ditutup oleh Ritesh Maheswari, Komisaris PEFINDO dan Managing Director, Head of Southeast Asia and Asia-Pacific S&P Global Ratings.

Sorotan dari Sesi Seminar:

Pertumbuhan Ekonomi & Kebijakan BI:
Chief Economist S&P Global Ratings, Louis Kuijs, menyampaikan bahwa meskipun Indonesia menghadapi tekanan eksternal dari kebijakan tarif AS dan perlambatan ekonomi Tiongkok, ekonomi domestik tetap tangguh. Diperkirakan PDB Indonesia akan tumbuh sebesar 4,6% pada 2025 dan 4,7% pada 2026. Ia juga menyebut inflasi bukan menjadi isu utama dan BI diprediksi akan memangkas suku bunga sebesar 100 basis poin pada 2025, meskipun risiko depresiasi rupiah perlu diperhatikan.

Peringkat Sovereign Credit:
Andrew Wood, Direktur Sovereign Ratings S&P Global Ratings, menegaskan bahwa Indonesia memasuki situasi global yang penuh tantangan dengan sikap fiskal konservatif dan rasio utang pemerintah yang moderat. Ia menambahkan bahwa peluncuran Danantara tidak akan berdampak langsung terhadap posisi fiskal atau peringkat kredit negara.

Dampak Danantara terhadap BUMN:
Xavier Jean, Managing Director Corporate Ratings S&P Global Ratings, menyoroti pentingnya tata kelola dan implementasi Danantara terhadap kinerja dan peringkat kredit BUMN. Ia menekankan perlunya transparansi serta koordinasi yang efektif antara pemerintah, Danantara, kementerian terkait, dan BUMN.

Implikasi Terhadap Sektor Korporasi:
Yogie Perdana, Kepala Divisi Pemeringkatan Non-Jasa Keuangan 2 PEFINDO, menyatakan bahwa saat ini belum ada dampak pemeringkatan langsung terhadap BUMN. Namun, dalam jangka menengah-panjang, kebijakan Danantara dapat memengaruhi struktur keuangan dan strategi BUMN.

Sektor Keuangan dan Perbankan:
Ivan Tan dari S&P Global Ratings menyampaikan bahwa perbankan Indonesia berada dalam posisi yang kuat menghadapi tantangan global. Dengan rasio modal Tier-1 diperkirakan tetap di kisaran 22%-25% dan return on asset 2,2%-2,5%, sistem perbankan Indonesia termasuk yang paling menguntungkan di kawasan Asia.

Sektor Multifinance:
Danan Dito, Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan PEFINDO, menjelaskan bahwa walau sektor pembiayaan cukup solid, ketidakpastian global bisa menekan pertumbuhan dan kualitas aset.

Prospek Sektor Korporasi:
Martin Pandiangan, Kepala Divisi Pemeringkatan Non-Jasa Keuangan 1 PEFINDO, menambahkan bahwa kualitas kredit korporasi akan bervariasi namun diharapkan tetap stabil, terutama di sektor agribisnis, energi, infrastruktur, dan telekomunikasi.

Seminar ini merupakan bagian dari kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh PEFINDO dan S&P Global Ratings sejak 2023, menyusul masuknya S&P Global Ratings sebagai pemegang saham PEFINDO. Hal ini memperkuat posisi PEFINDO dalam jaringan lembaga pemeringkat global.

Untuk daftar lengkap pembicara dan informasi acara, kunjungi situs resmi:
Event Details – S&P Global Ratings and PEFINDO Indonesia Credit Spotlight 2025: Balancing Short-Term Headwinds and Long-Term Policy Objectives

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: DanantaraMetapos.idPefindoSeminar
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

DPR Akan Revisi UU Penanggulangan Bencana untuk Penguatan Peran BNPB

DPR Akan Revisi UU Penanggulangan Bencana untuk Penguatan Peran BNPB

by Taufik Hidayat
14 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah mempersiapkan revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana sebagai upaya...

Awan Panas Guguran Gunung Semeru Meluncur Hingga 5 Kilometer

Awan Panas Guguran Gunung Semeru Meluncur Hingga 5 Kilometer

by Desti Dwi Natasya
14 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 5 kilometer pada Rabu (14/1/2026). Gunung...

Tiang Monorel Mangkrak 22 Tahun Dibongkar Sutiyoso Apresiasi Keputusan Pemprov DKI

Tiang Monorel Mangkrak 22 Tahun Dibongkar Sutiyoso Apresiasi Keputusan Pemprov DKI

by Taufik Hidayat
14 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepastian pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang mangkrak selama hampir 22 tahun,...

Alissa Wahid: Kritik dan Humor Politik Dilindungi Konstitusi

Alissa Wahid: Kritik dan Humor Politik Dilindungi Konstitusi

by Taufik Hidayat
14 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menilai kritik yang disampaikan warga negara, termasuk melalui humor politik, tidak dapat dianggap...

Next Post
Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja

Pengamat: Ekonomi Nasional Melemah Dinilai Imbas Efisiensi Anggaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Chandra Asri dan INA Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Pabrik Chlor-Alkali Berskala Dunia di Indonesia

Chandra Asri dan INA Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Pabrik Chlor-Alkali Berskala Dunia di Indonesia

13 April 2023
Awan Panas Guguran Terjadi di Gunung Merapi, Jarak Luncur Capai 2.000 Meter

Awan Panas Guguran Terjadi di Gunung Merapi, Jarak Luncur Capai 2.000 Meter

3 November 2025

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini