Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Optimisme terhadap Ekonomi Anjlok Tepat di Bulan Kenaikan BBM

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 October 2022
in Ekbis
Berkanjutnya Surplus Neraca Perdagangan Diyakini BI Perkuat Ketahanan Ekonomi

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa berdasarkan survei terbaru yang dilakukan terungkap bahwa pada September 2022 terjadi penurunan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi.

Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan menyebutkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di bulan lalu adalah sebesar 117,2. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan Agustus 2022 yang sebesar 124,7.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Meski demikian, bank sentral berkeyakinan jika kondisi ekonomi secara keseluruhan masih terjaga dengan baik.

“Indeks Keyakinan Konsumen tetap berada pada level optimistis, yakni lebih dari skala 100. Ini mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin, 10 Oktober.

Menurut Junanto, Keyakinan konsumen pada September 2022 masih ditopang oleh tetap kuatnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

“Ini utamanya terlihat pada komponen indeks ekspektasi penghasilan dan ekspektasi ketersediaan lapangan kerja,” tutur dia.

Sebagai informasi, September 2022 adalah periode yang sama ketika pemerintah melakukan sejumlah penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) untuk tipe bersubsidi.

“Sementara itu, optimisme konsumen atas kondisi ekonomi saat ini ditopang oleh optimisme akan penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja saat ini, meskipun tidak sekuat pada bulan sebelumnya,” tutup Junanto.

Tags: Bank IndonesiaBBMMetapos.id
Previous Post

Lewat Kolaborasi Dengan DLH Dki Jakarta, Chandra Asri Bantu Atasi Permasalahan Sampah Di Dki Jakarta

Next Post

Menteri BUMN Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh di Level 5 Persen hingga 2045

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Erick Thohir Klaim Keuangan BUMN Semakin Sehat

Menteri BUMN Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh di Level 5 Persen hingga 2045

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini