Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

OJK: Seluruh Dunia Rugi Rp8 Triliun Dolar AS akibat Kejahatan Siber

metaposmedia by metaposmedia
30 November 2023
in Ekbis
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

Jakarta,Metapos.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan berdasarkan data Instistute of Internal Auditors (IIA) terdapat kerugian sebesar 8 triliun dolar AS akibat kejahatan siber di seluruh dunia pada tahun 2023.

“Kemudian IIA menyampaikan kerugian akibat kejahatan siber di seluruh dunia pada tahun 2023 mencapai angka yang cukup signifikan yakni sekitar 8 triliun dolar AS,” kata Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam acara Risk & Governance Summit 2023, Kamis, 30 November.

BACA JUGA

WeTV Investasi Konten Lokal, Libatkan 10 Ribu Talenta Kreatif

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

Sementara, kerugian akibat ransomware di seluruh dunia diperkirakan mencapai 265 miliar dolar AS pada 2031.

Adapun berdasarkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak Januari hingga Oktober 2023 terdapat 361 juta anomali traffic atau serangan siber ke Indonesia.

“Disisi lain rata-rata waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan kejahatan siber masih mencapai angka 277 hari. Jadi, cukup lama tidak immediate, dan kesenjangan tenaga kerja dalam industri cyber security sebanyak 3,4 juta orang, tentunya ini memerlukan kesiapan organisasi dan menjadi isu yang sangat critical,” ujarnya.

Adapun, IIA telah merilis Asia Pacific Risk in Focus 2024 di mana risiko yang paling mendominasi di area Asia Pasifik adalah cyber security, diikuti risiko business continuity, human capital, market changes, regulatory change dan digital disruption.

Menurut Sophia, keberadaan risiko tersebut tidak dapat dihindari mengingat perkembangan era teknologi begitu cepat dan yang bisa dilakukan dengan melakukan mitigasi seperti menerapkan standar proses bisnis sesuai best practice, serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

“Perlu kita pahami bahwa inovasi ini bisa hand in hand dengan governancy. Jadi kalau kita berkaca pada sebelumnya, governance-nya itu belakangan telat mengikutinya. Nah diharapkan ke depannya kita bisa mengantisipasi sehingga setiap inovasi itu sudah memperhitungkan porsi governance atau tata kelolanya,” ujarnya.

Selain cyber security, tambah Sophia, etika juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dalam pengembangan teknologi khususnya AI lantaran pengembangan AI masih sangat bergantung pada input yang diberikan oleh developer-nya.

“Oleh sebab itu, organisasi diharapkan menggunakan AI yang dengan hati-hati dan menerapkan code of conduct yang baik,” pungkasnya.

Tags: Kejahatan SiberMetapos.idOJK
Previous Post

BRI Komitmen Bagikan Dividen 70 Persen dari Laba Bersih

Next Post

WIKA Beton Targetkan Pertumbuhan Kontrak Baru hingga 10 Persen di 2024

Related Posts

WeTV Investasi Konten Lokal, Libatkan 10 Ribu Talenta Kreatif
Ekbis

WeTV Investasi Konten Lokal, Libatkan 10 Ribu Talenta Kreatif

2 November 2026
Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Next Post
Wijaya Karya Raih Kontrak Rp115,9 Miliar untuk Merehabilitasi JCC Senayan

WIKA Beton Targetkan Pertumbuhan Kontrak Baru hingga 10 Persen di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini