• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, March 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 June 2022
in Ekbis
Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyampaikan, sektor industri pengolahan mengalami penurunan ekspor terdalam sebesar 25,92 persen pada Mei 2022 dibandingkan April 2022.

Restriksi ekspor minyak sawit disebut menjadi pemicunya.

“Jadi, yang mengalami penurunan secara month to month (MoM) ini, utamanya adalah industri pengolahan yang mengalami penurunan ekspor terdalam, yaitu turun 25,92 persen. Untuk minyak kelapa sawit, kita mengalami restriksi ekspor pada Mei lalu, sehingga minyak kelapa sawit mengalami penurunan ekspor pada Mei 2022,” kata Setianto, Rabu 15 Juni.

Setianto menyampaikan, penurunan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia terlihat dari data ekspor komoditas itu ke India yang turun 100 persen pada Mei 2022 menjadi 0 rupiah dari April 2022 sebesar 376,60 juta dolar AS.

Kemudian, ekspor minyak sawit ke Pakistan juga turun 90,17 persen menjadi 21,90 juta dolar AS dari sebelumnya 222,80 juta dolar AS pada April 2022.

Adapun penurunan ekspor minyak sawit terbesar terjadi dari Riau yang menurun 91,57 persen menjadi 84,40 juta dolar AS pada Mei 2022 dibandingkan April 2022 sebesar 1 miliar dolar AS.

Setianto menambahkan, nilai ekspor RI pada Mei 2022 mencapai 21,51 miliar dolar AS atau turun 21,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kendati demikian, nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan 27 persen jika dibandingkan ekspor pada Mei tahun sebelumnya.

Menurut Setianto, penurunan ekspor Mei 2022 terjadi hampir di semua sektor, baik sektor industri pengolahan; pertanian, kehutanan, dan perikanan; serta industri pertambangan.

“Hanya sektor migas yang mengalami peningkatan ekspor pada Mei 2022 sebesar 4,38 persen,” ujar Setianto.

Sementara untuk ekspor sektor pertanian mengalami penurunan 25,92 persen, dengan penurunan terbesar terjadi pada ekspor sarang burung walet dan tanaman obat.

Kemudian, penurunan juga terjadi pada sektor pertambangan sebesar 12,92 persen yang didorong oleh penurunan komoditas bijih tembaga dan lignit.

Sedangkan ekspor sektor migas meningkat 4,38 persen (MoM), utamanya didorong oleh komoditas migas untuk minyak mentah dan gas.

“Komoditas yang mengalami peningkatan antara lain nikel, tembaga, bahan anyaman nabati, minuman, alkohol, cuka, korek api, kembang api, dan bahan peledak,” tukas Setianto.

Berdasarkan negara tujuan, peningkatan ekspor RI terbesar adalah menuju negara Tiongkok, Amerika Serikat, dan Singapura.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: EksporMetapos.idMinyak sawit
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Trump Kirim Tawaran Damai ke Iran, Pakistan Jadi Perantara

Trump Kirim Tawaran Damai ke Iran, Pakistan Jadi Perantara

by Taufik Hidayat
25 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat yang dipimpin Donald Trump dikabarkan tengah mengajukan upaya perdamaian dengan Iran melalui proposal gencatan...

Di Balik Aksi Nekat di Depan Istana, Terungkap Kisah Kelam Seorang Wanita

Di Balik Aksi Nekat di Depan Istana, Terungkap Kisah Kelam Seorang Wanita

by Taufik Hidayat
25 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepolisian masih menyelidiki latar belakang seorang perempuan berinisial JSLP (20) yang sempat melakukan percobaan bunuh diri di...

Sorotan Publik ke Yaqut Lewat Karangan Bunga, Ini Respons KPK

Sorotan Publik ke Yaqut Lewat Karangan Bunga, Ini Respons KPK

by Taufik Hidayat
25 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai karangan bunga bernuansa sindiran yang dikirimkan kepada pihaknya terkait status tahanan rumah...

Krisis Naphtha Picu Gangguan Industri Plastik Korea Selatan, Warga Mulai Panik

Krisis Naphtha Picu Gangguan Industri Plastik Korea Selatan, Warga Mulai Panik

by Desti Dwi Natasya
25 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Korea Selatan tengah menghadapi potensi krisis kantong plastik akibat terganggunya pasokan bahan baku utama industri. Kondisi ini...

Next Post
Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Transaksi Digital di Gelaran BNI Java Jazz

Transaksi Digital di Gelaran BNI Java Jazz

7 June 2022
Workshop Media Gathering Pasar Modal Tahun 2022

Workshop Media Gathering Pasar Modal Tahun 2022

25 November 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

Isu Khamenei Masih Hidup Ramai di Medsos, Ini Penjelasan Faktanya

6 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini