Sunday, October 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 June 2022
in Ekbis
Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan

JAKARTA,Metapos.id – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyampaikan, sektor industri pengolahan mengalami penurunan ekspor terdalam sebesar 25,92 persen pada Mei 2022 dibandingkan April 2022.

Restriksi ekspor minyak sawit disebut menjadi pemicunya.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

“Jadi, yang mengalami penurunan secara month to month (MoM) ini, utamanya adalah industri pengolahan yang mengalami penurunan ekspor terdalam, yaitu turun 25,92 persen. Untuk minyak kelapa sawit, kita mengalami restriksi ekspor pada Mei lalu, sehingga minyak kelapa sawit mengalami penurunan ekspor pada Mei 2022,” kata Setianto, Rabu 15 Juni.

Setianto menyampaikan, penurunan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia terlihat dari data ekspor komoditas itu ke India yang turun 100 persen pada Mei 2022 menjadi 0 rupiah dari April 2022 sebesar 376,60 juta dolar AS.

Kemudian, ekspor minyak sawit ke Pakistan juga turun 90,17 persen menjadi 21,90 juta dolar AS dari sebelumnya 222,80 juta dolar AS pada April 2022.

Adapun penurunan ekspor minyak sawit terbesar terjadi dari Riau yang menurun 91,57 persen menjadi 84,40 juta dolar AS pada Mei 2022 dibandingkan April 2022 sebesar 1 miliar dolar AS.

Setianto menambahkan, nilai ekspor RI pada Mei 2022 mencapai 21,51 miliar dolar AS atau turun 21,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kendati demikian, nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan 27 persen jika dibandingkan ekspor pada Mei tahun sebelumnya.

Menurut Setianto, penurunan ekspor Mei 2022 terjadi hampir di semua sektor, baik sektor industri pengolahan; pertanian, kehutanan, dan perikanan; serta industri pertambangan.

“Hanya sektor migas yang mengalami peningkatan ekspor pada Mei 2022 sebesar 4,38 persen,” ujar Setianto.

Sementara untuk ekspor sektor pertanian mengalami penurunan 25,92 persen, dengan penurunan terbesar terjadi pada ekspor sarang burung walet dan tanaman obat.

Kemudian, penurunan juga terjadi pada sektor pertambangan sebesar 12,92 persen yang didorong oleh penurunan komoditas bijih tembaga dan lignit.

Sedangkan ekspor sektor migas meningkat 4,38 persen (MoM), utamanya didorong oleh komoditas migas untuk minyak mentah dan gas.

“Komoditas yang mengalami peningkatan antara lain nikel, tembaga, bahan anyaman nabati, minuman, alkohol, cuka, korek api, kembang api, dan bahan peledak,” tukas Setianto.

Berdasarkan negara tujuan, peningkatan ekspor RI terbesar adalah menuju negara Tiongkok, Amerika Serikat, dan Singapura.

Tags: EksporMetapos.idMinyak sawit
Previous Post

Zulhas Jadi Mendag, Asosiasi Pedagang Pasar: Welcome to The Jungle Pak Menteri

Next Post

Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini