Sunday, October 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 June 2022
in Ekbis
Minyak Sawit Picu Penurunan Terdalam Ekspor Industri Pengolahan

JAKARTA,Metapos.id – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyampaikan, sektor industri pengolahan mengalami penurunan ekspor terdalam sebesar 25,92 persen pada Mei 2022 dibandingkan April 2022.

Restriksi ekspor minyak sawit disebut menjadi pemicunya.

BACA JUGA

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

“Jadi, yang mengalami penurunan secara month to month (MoM) ini, utamanya adalah industri pengolahan yang mengalami penurunan ekspor terdalam, yaitu turun 25,92 persen. Untuk minyak kelapa sawit, kita mengalami restriksi ekspor pada Mei lalu, sehingga minyak kelapa sawit mengalami penurunan ekspor pada Mei 2022,” kata Setianto, Rabu 15 Juni.

Setianto menyampaikan, penurunan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia terlihat dari data ekspor komoditas itu ke India yang turun 100 persen pada Mei 2022 menjadi 0 rupiah dari April 2022 sebesar 376,60 juta dolar AS.

Kemudian, ekspor minyak sawit ke Pakistan juga turun 90,17 persen menjadi 21,90 juta dolar AS dari sebelumnya 222,80 juta dolar AS pada April 2022.

Adapun penurunan ekspor minyak sawit terbesar terjadi dari Riau yang menurun 91,57 persen menjadi 84,40 juta dolar AS pada Mei 2022 dibandingkan April 2022 sebesar 1 miliar dolar AS.

Setianto menambahkan, nilai ekspor RI pada Mei 2022 mencapai 21,51 miliar dolar AS atau turun 21,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kendati demikian, nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan 27 persen jika dibandingkan ekspor pada Mei tahun sebelumnya.

Menurut Setianto, penurunan ekspor Mei 2022 terjadi hampir di semua sektor, baik sektor industri pengolahan; pertanian, kehutanan, dan perikanan; serta industri pertambangan.

“Hanya sektor migas yang mengalami peningkatan ekspor pada Mei 2022 sebesar 4,38 persen,” ujar Setianto.

Sementara untuk ekspor sektor pertanian mengalami penurunan 25,92 persen, dengan penurunan terbesar terjadi pada ekspor sarang burung walet dan tanaman obat.

Kemudian, penurunan juga terjadi pada sektor pertambangan sebesar 12,92 persen yang didorong oleh penurunan komoditas bijih tembaga dan lignit.

Sedangkan ekspor sektor migas meningkat 4,38 persen (MoM), utamanya didorong oleh komoditas migas untuk minyak mentah dan gas.

“Komoditas yang mengalami peningkatan antara lain nikel, tembaga, bahan anyaman nabati, minuman, alkohol, cuka, korek api, kembang api, dan bahan peledak,” tukas Setianto.

Berdasarkan negara tujuan, peningkatan ekspor RI terbesar adalah menuju negara Tiongkok, Amerika Serikat, dan Singapura.

Tags: EksporMetapos.idMinyak sawit
Previous Post

Zulhas Jadi Mendag, Asosiasi Pedagang Pasar: Welcome to The Jungle Pak Menteri

Next Post

Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Related Posts

PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Next Post
Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Luhut Sebut Cuma Indonesia dan Bangladesh Negara di Dunia yang Masih Pakai Minyak Goreng Curah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini