Metapos.id, Jakarta – Aktivitas perdagangan gamis di Pasar Tanah Abang, Jakarta, menunjukkan peningkatan tajam menjelang Ramadan 2026. Kenaikan pendapatan pedagang dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat terhadap model gamis yang tengah viral di media sosial, salah satunya yang populer dengan sebutan “bini orang”.
Seorang pedagang bernama Ahmed menuturkan, lonjakan pembeli mulai terasa dalam dua pekan terakhir. Mayoritas pembeli datang dari luar daerah dan membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali. Tren gamis viral tersebut secara langsung mendorong peningkatan omzet harian, dengan penjualan yang bisa mencapai puluhan potong per hari.
Tak hanya tren media sosial, perubahan selera pasar juga turut memengaruhi penjualan. Konsumen kini cenderung memilih gamis dengan desain sederhana, warna-warna lembut, serta perpaduan brokat premium dan inner polos yang ringan serta nyaman dikenakan. Model ini dinilai fleksibel digunakan, baik saat Lebaran maupun untuk berbagai acara keluarga.
Ahmed berharap tren positif ini dapat bertahan hingga Idulfitri, sehingga perputaran modal tetap stabil dan usahanya dapat berkembang secara berkelanjutan sepanjang tahun.
Di sisi lain, Yanti, pembeli asal Banjaran, mengaku sengaja datang lebih awal ke Tanah Abang untuk memborong gamis. Sebagian barang tersebut akan dijual kembali di daerah asalnya, seiring tingginya permintaan masyarakat terhadap model-model yang telah populer di media sosial.













