Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemenperin Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Tingkatkan Kompetensi SDM Industri

Afizahri by Afizahri
23 November 2023
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Jakarta,Metapos.id – Pemerintah RI melalui Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kerja sama dengan asosiasi industri dari Amerika Serikat, seperti American Society for Testing and Materials (ASTM), Intel, Amazon Web Services (AWS), dan McKinsey, guna meningkatkan kompetensi SDM industri.

Di Negeri Paman Sam sendiri, otomatisasi manufaktur tradisional sudah menggunakan teknologi robotik, Internet of Things (IoT), analisa big data, dan artificial intelligence (AI). Sehingga, terbukti menunjukkan peningkatan efisiensi.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

“Kami telah melakukan penandatanganan MoU antara PIDI 4.0 dengan ASTM dari Amerika Serikat tentang Pengembangan SDM Industri dan Transformasi Industri 4.0,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Masrokhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 22 November.

Cakupan kerja sama BPSDMI dan ASTM meliputi kolaborasi pelatihan industri 4.0 untuk upskilling, reskilling, dan cross-skilling bagi SDM di Indonesia, yaitu dalam bidang desain untuk manufaktur aditif, keamanan manufaktur aditif, jaminan mutu manufaktur aditif logam, kualifikasi dan sertifikasi manufaktur aditif, serta proses laser powder bed fusion logam tingkat lanjut.

“Selain itu, kerja sama juga meliputi proyek penelitian dan pengembangan industri 4.0 yang dapat didukung oleh Additive Manufacturing Center of Excellence (AM CoE), workshop, konferensi, simposium, serta berbagai program potensial lainnya,” ucap Masrokhan.

ASTM sendiri akan memberikan bantuan kepada organisasi lokal melalui pengembangan dokumen panduan, pelatihan khusus, penyiapan fasilitas industri 4.0 yang sesuai dengan standar internasional, penyiapan sistem manajemen mutu, serta penyusunan kerangka kualifikasi dan sertifikasi di industri 4.0.

Selain penandatanganan MoU dengan pihak ASTM, perwakilan BPSDMI juga mengunjungi Departemen Komersialisasi US dan Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST) Amerika Serikat pada Kamis, 16 November lalu.

“Saya ingin menekankan, bahwa NIST dan BPSDMI (PIDI 4.0) memiliki tujuan yang sama, yaitu mendorong inovasi dan daya saing industri dengan memajukan teknologi sebagai upaya peningkatan ketahanan ekonomi,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama yang dapat dijalin oleh Indonesia dan NIST terkait transformasi industri atau sektor lain yang terkait.

Masrokhan meyakini, diskusi tentang transformasi digital dan advanced manufacturing akan memberikan inspirasi bagi sejumlah pihak untuk dapat mengidentifikasi potensi kolaborasi antara PIDI 4.0 dengan NIST.

“Berangkat dari diskusi bilateral tersebut, kami akan membangun kemitraan antara BPSDMI (PIDI 4.0) dengan NIST melalui pelaksanaan program dan kegiatan kolaboratif,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, PIDI 4.0 diluncurkan pada awal Desember 2021 silam dengan misi menjadi one stop solution penerapan industri 4.0 di Indonesia. Saat ini, PIDI 4.0 telah memiliki 44 mitra dari dalam maupun luar negeri yang terdiri dari industri, asosiasi, hingga unit pendidikan.

Tags: KemenperinKompetensi SDMMetapos.id
Previous Post

Subang Smartpolitan Terima Fasilitas Kredit Sindikasi

Next Post

Jasa Marga Kebut Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
Jasa Marga Kebut Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Jasa Marga Kebut Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini