• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, January 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

KCIC: Potensi Layangan Tersangkut di Jalur Whoosh Sudah Turun hingga 78 Persen

Afizahri by Afizahri
26 June 2024
in Ekbis
Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung Dihiasi Motif Khas Budaya Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat potensi layangan tersangkut di jalur Whoosh sudah menurun.

Hal ini sejalan dengan sosialisasi yang dilakukan KCIC ke berbagai sekolah dan masyarakat.

GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan sebelum dilakukan sosialisasi, terdapat 14 titik lokasi yang dipantau karena tingginya aktivitas permainan layang-layang.

“Pada akhir Juni ini, jumlah lokasi yang dipantau menurun hingga 78 persen hanya menjadi 3 titik saja,” tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa, 25 Juni.

Berdasarkan pantauan KCIC, sambung Eva, jumlah layang-layang yang berada di radius 500 meter dari kiri dan kanan jalur Whoosh juga sudah berkurang.

“Dari sebelumnya terdapat rata-rata hingga 15 layang-layang di setiap titik per harinya, jumlahnya berkurang menjadi satu sampai dua layangan saja di 3 titik tersebut dan hanya terjadi di akhir pekan,” jelasnya.

Eva bilang meski sudah terjadi penurunan risiko gangguan layang-layang, tetapi KCIC akan terus melakukan pengawasan secara komprehensif. Sebanyak 550 petugas keamanan rutin melakukan patroli di sepanjang jalur dan stasiun Whoosh untuk mengamankan perjalanan Whoosh.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung Whoosh dengan tidak bermain layang-layang di sekitar jalur,” tutur Eva.

Lebih lanjut, Eva mengatakan pihaknya secara konsisten akan terus memastikan perjalanan Whoosh selalu aman dan nyaman bagi penumpang.

“Alhamdulillah kegiatan sosialisasi yang kami lakukan mendapat respons baik dan juga berdampak pada kelancaran operasional Whoosh. Semoga dukungan masyarakat ini bisa terus mengalir dan terjaga sehingga Whoosh bisa beroperasi tanpa adanya kendala di lapangan,” katanya.

Sekadar informasi, KCIC secara rutin mengadakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya bermain layangan di sekitar trase Kereta Cepat Whoosh sejak awal bulan Juni ini.b

Sepanjang periode Juni 2024, sosialisasi dilakukan sebanyak 12 kali di sekolah yang berlokasi di daerah Bandung hingga Cimahi dengan target sasaran sekolah-sekolah dasar.

Selain itu, patrol rutin ke perumahan warga dan titik-titik berpotensi gangguan layang-layang juga terus dilakukan oleh petugas keamanan bekerjasama dengan kewilayahan setempat.

Berbagai materi sosialisasi juga diedarkan baik melalui pemasangan spanduk, penyebaran pamphlet, hingga konten komunikasi di media massa dan media sosial.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Jalur whooshKereta cepatMetapos.id
Afizahri

Afizahri

Related Posts

Maraknya Politik Uang, DPR Usulkan Bawaslu Awasi Pilkades

Maraknya Politik Uang, DPR Usulkan Bawaslu Awasi Pilkades

by Taufik Hidayat
13 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menilai praktik politik uang dalam pemilihan kepala desa (Pilkades)...

Fashion Playground Jadi Strategi TikTok Shop by Tokopedia Perkuat Ekosistem Fesyen Nasional

Fashion Playground Jadi Strategi TikTok Shop by Tokopedia Perkuat Ekosistem Fesyen Nasional

by Rahmat Herlambang
13 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mengawali tahun 2026, TikTok Shop by Tokopedia kembali menegaskan perannya dalam mendukung pertumbuhan industri fesyen nasional melalui...

Megawati: Kritik terhadap Pemerintah Harus Rasional dan Berbasis Fakta

Megawati: Kritik terhadap Pemerintah Harus Rasional dan Berbasis Fakta

by Taufik Hidayat
13 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah harus disampaikan secara rasional serta didasarkan...

Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Puluhan Pohon Tumbang dan Longsor Hancurkan Permukiman

Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Puluhan Pohon Tumbang dan Longsor Hancurkan Permukiman

by Taufik Hidayat
13 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Senin (12/1)...

Next Post
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

OJK: Pinjol Ilegal hingga Judol jadi Anak Haram pada Keuangan Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Pasar Modal Salurkan Bantuan untuk Lingkungan dan Dukung Program Pemerintah pada Sektor Pendidikan

Pasar Modal Salurkan Bantuan untuk Lingkungan dan Dukung Program Pemerintah pada Sektor Pendidikan

20 December 2024
Kementerian ESDM Targetkan Konversi 50.000 Unit Motor di Tahun Ini

Kementerian ESDM Beberkan Alternatif Penggunaan Batu Bara di Era Transisi Energi

4 December 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini