Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Inflasi RI 1,65 Persen Maret, Dipicu Tarif Listrik hingga Emas Perhiasan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
8 April 2025
in Ekbis
Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi

Jakarta, Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) Maret 2025 yang mengalami inflasi mencapai 1,65 persen secara bulanan atau month to month (mtm).

Sementara secara tahunan Indonesia mengalami inflasi 1,03 persen.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengungkapkan, terjadi kenaikan IHK dari sebelumnya 105,48 pada Februari 2025 menjadi 107,22 pada Maret 2025.

“Secara tahunan inflasi 1,03 persen dan tahun kalender (year to date) inflasi 0,39 persen. Tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya dan Maret 2024,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 8 Maret.

Habibullah menjelaskan berdasarkan kelompok pengeluaran secara bulanan, inflasi tertinggi berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yakni mencapai 8,45 persen dengan andil inflasi 1,18 persen.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi ini adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18 persen,” tuturnya.

Kemudian, lanjut Habibullah, komoditas lain yang ikut memberikan andil pada inflasi Maret 2025 yakni bawang merah, cabai rawit, dan emas perhiasan.

“Bawang merah yang memberikan andil inflasi 0,11 persen. Lalu, cabai rawit 0,06 persen, emas perhiasan dengan andil inflasi 0,05 persen dan daging ayam ras dengan andil inflasi 0,03 persen,” katanya.

Tags: Harga emasInflasiMetapos.idTarif listrik
Previous Post

IHSG Tertekan akibat Kebijakan Tarif Dagang Trump, Ekonomi RI Semakin Terancam

Next Post

BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini