Monday, May 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Inflasi RI 1,65 Persen Maret, Dipicu Tarif Listrik hingga Emas Perhiasan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
8 April 2025
in Ekbis
Pemda Nakal Mainkan Data Inflasi Daerah Harus Disanksi

Jakarta, Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) Maret 2025 yang mengalami inflasi mencapai 1,65 persen secara bulanan atau month to month (mtm).

Sementara secara tahunan Indonesia mengalami inflasi 1,03 persen.

BACA JUGA

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengungkapkan, terjadi kenaikan IHK dari sebelumnya 105,48 pada Februari 2025 menjadi 107,22 pada Maret 2025.

“Secara tahunan inflasi 1,03 persen dan tahun kalender (year to date) inflasi 0,39 persen. Tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya dan Maret 2024,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 8 Maret.

Habibullah menjelaskan berdasarkan kelompok pengeluaran secara bulanan, inflasi tertinggi berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yakni mencapai 8,45 persen dengan andil inflasi 1,18 persen.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi ini adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18 persen,” tuturnya.

Kemudian, lanjut Habibullah, komoditas lain yang ikut memberikan andil pada inflasi Maret 2025 yakni bawang merah, cabai rawit, dan emas perhiasan.

“Bawang merah yang memberikan andil inflasi 0,11 persen. Lalu, cabai rawit 0,06 persen, emas perhiasan dengan andil inflasi 0,05 persen dan daging ayam ras dengan andil inflasi 0,03 persen,” katanya.

Tags: Harga emasInflasiMetapos.idTarif listrik
Previous Post

IHSG Tertekan akibat Kebijakan Tarif Dagang Trump, Ekonomi RI Semakin Terancam

Next Post

BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

Related Posts

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records
Ekbis

AIMS Raih Pengiktirafan Asia Trusted Trading Platform dari Asia Book Records

17 May 2026
Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat
Ekbis

Kurs Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Percaya Ekonomi Indonesia Kuat

16 May 2026
Captain Phillips Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Ekbis

Investasi EV Bikin Honda Rugi Rp42 Triliun di Tahun Fiskal 2025

14 May 2026
Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran
Ekbis

Astra Agro Bagikan Wawasan Bisnis Sawit Berkelanjutan kepada Mahasiswa UPN Veteran

14 May 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
Next Post
BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

BTN Jalin Kerja Sama Strategis dengan AlQilaa Group

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini